Padang – Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Sabtu sore, menghanguskan sejumlah bangunan dan menyebabkan kerugian materi yang signifikan. Insiden yang terjadi di Jalan Dalam Gadung, RT 003 RW 008, Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung ini, menghanguskan rumah petak dan kos-kosan, serta dua sepeda motor.
Menurut keterangan dari Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.07 WIB. “Unit langsung berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 17.17 WIB,” ujarnya. Petugas pemadam kebakaran berjuang selama hampir satu jam sebelum akhirnya berhasil memadamkan api pada pukul 18.16 WIB.
Saksi mata, Mazwar (75), pertama kali melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang berasal dari salah satu rumah petak. Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan-bangunan di sekitarnya. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun kondisi lingkungan yang padat penduduk membuat api cepat membesar,” kata Rinaldi.
Sebanyak sembilan unit armada pemadam kebakaran dengan sekitar 80 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Akses jalan yang sempit dan lokasi yang berada di kawasan padat penduduk menjadi kendala dalam proses pemadaman. Meskipun demikian, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke bangunan kantor lurah yang berada di dekat lokasi kejadian.
Akibat kebakaran ini, sekitar 10 petak rumah dan kos-kosan hangus terbakar dengan luas area sekitar 850 meter persegi. Namun, 12 petak bangunan lain serta aset milik warga yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan. “Diperkirakan kerugian mencapai Rp1 miliar, sementara aset yang berhasil diamankan senilai Rp1,5 miliar,” ungkap Rinaldi.
Kebakaran ini berdampak pada delapan kepala keluarga dengan total 34 jiwa. Beberapa pemilik rumah yang terkena musibah adalah Andy Hermanto (45), Gilang (23), Doni Eka Putra (54), Intan (36), dan Yesi Arisandi (41). Mereka kehilangan sebagian besar harta benda akibat kebakaran tersebut.
Selain menghanguskan rumah, api juga merusak dua unit sepeda motor. Petugas gabungan dari berbagai instansi, termasuk Damkar Kota Padang, Kepolisian, BPBD, PLN, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan dan Kelurahan, serta relawan dan masyarakat, bekerja sama dalam penanganan di lapangan.
Rinaldi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit. “Kami minta warga memperhatikan instalasi listrik, serta segera menghubungi call center 112 atau Mako Damkar jika terjadi tanda-tanda kebakaran. Pantang pulang sebelum padam walau nyawa taruhannya,” tegasnya.






