Zigo Rolanda Percepat Pembangunan Jembatan Kalawi Padang Februari Ini

oleh -16 Dilihat
pascabanjir-padang,-zigo-rolanda-kawal-jembatan-kalawi-hingga-normalisasi-sungai
Pascabanjir Padang, Zigo Rolanda Kawal Jembatan Kalawi hingga Normalisasi Sungai

Padang – Upaya mitigasi bencana banjir di Sumatera Barat terus digenjot melalui perbaikan infrastruktur vital. Salah satu langkah konkretnya adalah pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, dengan anggaran mencapai Rp25,4 miliar.

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, memastikan pengerjaan fisik jembatan tersebut akan dimulai pada Februari mendatang. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 10 bulan dengan desain yang telah disesuaikan pascabanjir besar November 2025.

“Awalnya sudah ada rancangan pembangunan Jembatan Kalawi. Tetapi setelah banjir, desain harus ditinjau kembali. Salah satu perubahan penting adalah menaikkan elevasi jembatan sekitar dua meter agar lebih aman,” ujar Zigo saat melakukan reses di Limau Manis, Rabu (5/8/2026).

Jembatan ini akan dibangun sepanjang 70 meter dengan rangka baja kelas B selebar enam meter. Selain konstruksi jembatan, proyek ini mencakup normalisasi sungai, pengamanan tebing, serta pembebasan lahan seluas 448 meter persegi.

Zigo memberikan apresiasi kepada warga setempat yang telah menghibahkan tanahnya untuk kepentingan proyek. Ia menilai partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana.

Selain fokus di Limau Manis, Komisi V DPR RI juga tengah mengawal penanganan banjir di beberapa titik strategis lainnya, seperti Air Dingin, Batang Maransi, dan Surau Gadang. Fokus utama di wilayah tersebut adalah pengerukan sedimentasi sungai yang mencapai lebih dari 2 juta meter kubik.

“Ini merupakan hasil kajian teknis para ahli. Penanganan dimulai dari hulu agar material tidak terus terbawa ke hilir dan pekerjaan menjadi lebih efektif,” jelasnya mengenai strategi pengendalian banjir tersebut.

Pemerintah pusat sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran besar senilai Rp17,8 triliun hingga 2029 untuk pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Zigo berharap masyarakat terus memberikan dukungan agar seluruh rangkaian pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.