Zigo Rolanda Kawal Program Infrastruktur Mentawai Masuk Prioritas APBN 2026

oleh -178 Dilihat
zigo-rolanda-kawal-program-infrastruktur-mentawai-masuk-prioritas-apbn-2026
Zigo Rolanda Kawal Program Infrastruktur Mentawai Masuk Prioritas APBN 2026

Padang – Pemerintah pusat berencana menginvestasikan puluhan miliar rupiah untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Mentawai pada tahun anggaran 2026. Fokus utama dari investasi ini adalah pengamanan pantai, pemeliharaan jalan dan jembatan, serta revitalisasi pelabuhan utama.

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyatakan bahwa program ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak wilayah kepulauan tersebut. “Sebagai wilayah kepulauan, Mentawai memiliki tantangan tersendiri dalam aksesibilitas dan perlindungan kawasan pesisir,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/10/2025). Ia menambahkan, pihaknya memastikan pembangunan yang masuk tetap proporsional dan tidak tertinggal dibanding wilayah daratan lain di Sumbar.

Alokasi anggaran yang signifikan akan difokuskan pada tiga program prioritas. Pertama, sekitar Rp14 miliar akan digunakan untuk pembangunan pengamanan pantai, yang bertujuan melindungi permukiman warga dari abrasi dan gelombang besar. Kedua, sekitar Rp31 miliar akan dialokasikan untuk pemeliharaan jalan dan jembatan pada ruas Tuapejat – Rokot – Sioban – Kaitet. Peningkatan kualitas infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarkawasan dan mendukung distribusi logistik.

Selain itu, revitalisasi Pelabuhan Tuapejat dan Sioban juga menjadi prioritas. Perbaikan dermaga, fasilitas sandar kapal, dan infrastruktur pendukung lainnya diharapkan dapat memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul logistik dan mobilitas warga.

Zigo Rolanda menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ini bukan hanya tentang peningkatan fisik, tetapi juga tentang pemerataan pembangunan di Sumatera Barat. “Kami di Komisi V terus memastikan setiap program APBN yang masuk ke Mentawai memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa proyek-proyek tahun 2026 akan menjadi fokus pengawasan bersama antara DPR RI, pemerintah daerah, dan kementerian teknis. Hal ini dilakukan agar pelaksanaannya tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat sasaran. “Mentawai membutuhkan percepatan pembangunan agar mampu berkembang setara dengan wilayah lain di Sumbar,” tegasnya.

Inisiatif ini merupakan bagian dari agenda prioritas pembangunan nasional untuk wilayah kepulauan. Dengan infrastruktur dasar yang semakin kuat, diharapkan ekonomi dan konektivitas masyarakat Mentawai dapat tumbuh dan bersaing di tingkat regional.