Zigo Rolanda Bangun Infrastruktur Rakyat Setahun: Ini Hasilnya!

oleh -192 Dilihat
setahun-zigo-rolanda-mengawal-infrastruktur-rakyat,-menjejak-aspal-dan-air-sungai
Setahun Zigo Rolanda Mengawal Infrastruktur Rakyat, Menjejak Aspal dan Air Sungai

Padang – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, fokus mengawal sejumlah program strategis pemerintah pusat di Sumatera Barat pada tahun 2025. Tujuannya, agar program tersebut tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari Komisi V DPR RI, Zigo aktif dalam berbagai kegiatan. Mulai dari rapat kerja, kunjungan lapangan, hingga advokasi anggaran lintas kementerian.

Salah satu fokus utama Zigo adalah mengurai kemacetan dan menjaga konektivitas nasional.

Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Zigo mendorong pengoperasian Jalan Tol Padang–Sicincin. Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum segera memfungsikan ruas tol tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan menekan potensi kemacetan.

Selain itu, Zigo memperjuangkan anggaran preservasi jalan nasional Lubuk Selasih–Surian. Jalur ini vital sebagai penghubung antarwilayah dan urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat.

Zigo juga mendorong infrastruktur jalan daerah dan anggaran APBN.

Ia berhasil mengawal realisasi program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan total alokasi anggaran sekitar Rp200 miliar untuk berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas jalan daerah, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan DPRD setempat juga dilakukan, termasuk saat kunjungan kerja ke Solok Selatan. Mereka membahas perbaikan jalan nasional rusak dan akses logistik strategis.

Selain jalan, Zigo menaruh perhatian besar pada ketersediaan air bersih.

Sepanjang 2025, ia memfasilitasi dukungan anggaran untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), termasuk proyek SPAM Palukahan Taban 3 di Kota Padang senilai Rp308 miliar.

Proyek ini akan memperkuat layanan air bersih bagi sekitar 200 ribu warga dan menjawab persoalan infrastruktur dasar.

Dalam rapat kerja bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Zigo mendorong percepatan perbaikan rumah warga terdampak bencana banjir. Ia menekankan pentingnya respons cepat negara dalam pemulihan pascabencana.

Di Kabupaten Dharmasraya, Zigo juga mendorong percepatan pembangunan DAM, tanggul, dan infrastruktur pengendalian banjir, khususnya di Kecamatan Timpeh.

Pada sektor transportasi laut, Zigo meninjau langsung progres revitalisasi Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus. Pelabuhan ini dinilai strategis dalam mendukung aktivitas perikanan, logistik, dan konektivitas ke Kepulauan Mentawai.

Saat reses di Kabupaten Sijunjung, Zigo berdialog dengan warga kawasan transmigrasi Padang Tarok. Ia menyerap aspirasi masyarakat, termasuk rencana pengembangan jaringan air bersih untuk sekitar 7.000 sambungan rumah.

Mengawali tahun 2025, Zigo melaksanakan reses di Kota Solok dengan meninjau sejumlah proyek strategis, seperti jalan lingkar kota, pengendalian banjir Batang Lembang, serta revitalisasi terminal. Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur yang dibiayai APBN.

Secara keseluruhan, Zigo Rolanda menunjukkan konsistensi dalam memperjuangkan infrastruktur jalan, air bersih, transportasi, perumahan, dan mitigasi bencana sepanjang 2025. Pendekatannya melibatkan rapat di Senayan, kehadiran langsung di lapangan, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.