Wali Kota Padang Fadly Amran Tinjau Korban Banjir di Pauh dan Pengungsian di SMPN 44

oleh -248 Dilihat
wali-kota-padang-fadly-amran-tinjau-korban-banjir-di-pauh-dan-pengungsian-di-smpn-44 
Wali Kota Padang Fadly Amran Tinjau Korban Banjir di Pauh dan Pengungsian di SMPN 44 

Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya mempercepat pemulihan kawasan terdampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah. Fokus utama saat ini adalah memastikan kebutuhan mendesak para pengungsi terpenuhi dan proses pemulihan masyarakat berjalan optimal.

Pada Rabu (26/11/2025), Wali Kota Padang meninjau langsung lokasi banjir bandang di Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh. Sebelum meninjau lokasi terdampak, ia menyempatkan diri mengunjungi tempat pengungsian warga di SMPN 44 Padang. Di sana, ia melihat kondisi dapur umum, mengecek penyaluran bantuan, dan berdialog dengan para pengungsi.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan bagi para korban bencana. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas bantuan bagi para korban bencana di Kota Padang,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa bantuan datang dari Pemerintah Provinsi, perbankan, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Terkait kondisi cuaca, Wali Kota Padang mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan zona merah untuk sementara waktu tidak kembali ke lokasi tersebut. Hal ini didasarkan pada informasi dari BMKG yang memperkirakan intensitas hujan akan melandai hingga Senin mendatang, namun potensi hujan tinggi dapat kembali terjadi pada Desember. “Bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan berada di zona merah, kami imbau sementara untuk tidak kembali dulu ke lokasi tersebut,” tegasnya. Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, terus memperkuat upaya mitigasi, termasuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas drainase serta percepatan recovery kawasan terdampak.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang melaporkan bahwa jumlah warga terdampak bencana mencapai sekitar 27 ribu jiwa, dengan 760 warga terdampak khusus di Kecamatan Pauh. Jumlah pengungsi di SMPN 44 Padang tercatat sebanyak 327 orang.

Berbagai pihak turut memberikan bantuan kepada warga terdampak. Anggota Komisi VI DPR RI memberikan bantuan berupa 7.200 porsi makanan dan air mineral. BPBD Kota Padang menyalurkan bantuan matras, family kit, sembako, dan selimut. BNI menyerahkan bantuan berupa telur, beras, pampers bayi, bubur bayi, susu, dan mie instan. Bank Nagari memberikan bantuan berupa air mineral, beras, minyak goreng, telur, dan mie instan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar menyalurkan bantuan berupa sarung, telur, mie instan, dan kopi instan, serta KNPI Sumbar berupa susu kotak.