Wagub Sumbar Salurkan Bantuan Banjir, Prioritaskan Kebutuhan Warga

oleh -180 Dilihat
wagub-sumbar-serahkan-bantuan-darurat-untuk-warga-terdampak-banjir-di-batu-busuak
Wagub Sumbar Serahkan Bantuan Darurat untuk Warga Terdampak Banjir di Batu Busuak

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat merespons dampak banjir yang melanda Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Pada Selasa (25/11/2025), bantuan darurat disalurkan langsung kepada warga terdampak, dengan fokus utama pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir akibat luapan Sungai Batu Busuak telah berdampak pada 120 kepala keluarga, memaksa 341 jiwa mengungsi ke SMP 44 Padang. Debit air yang masih tinggi di beberapa titik menjadi alasan utama evakuasi warga.

Bantuan yang diserahkan berasal dari Dinas Sosial dan BPBD Sumbar, meliputi berbagai kebutuhan pokok seperti makanan, perlengkapan keluarga, serta dukungan logistik lainnya. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga di posko pengungsian SMP 44 Padang.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan mencakup 40 paket makanan anak, 50 paket makanan siap saji, 66 lembar selimut, 20 paket family kit, 10 lembar tenda gulung, 10 paket kids ware, 10 lembar kasur, 10 dus mie cup, 10 dus air mineral, 5 kg kopi, dan 5 kg gula. Total nilai bantuan mencapai Rp 31.902.650.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Itu dulu yang harus kita pastikan,” ujar Vasko, menekankan prioritas utama dalam penanganan darurat ini.

Selain itu, imbauan juga disampaikan kepada warga yang masih berada di rumah masing-masing untuk mengutamakan keselamatan. “Cuaca masih sulit diprediksi. Jangan ambil risiko. Keselamatan tetap nomor satu,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah, BPBD, dan Pemerintah Kota Padang untuk meningkatkan koordinasi dalam penanganan kedaruratan. Hal ini bertujuan untuk memastikan respons yang cepat dan efektif dalam mengatasi dampak banjir.