Turunkan Stunting di Pessel, Wabup Risnaldi Tekankan Aksi Nyata dan Kolaborasi Lintas Sektor

oleh -214 Dilihat
turunkan-stunting-di-pessel,-wabup-risnaldi-tekankan-aksi-nyata-dan-kolaborasi-lintas-sektor
Turunkan Stunting di Pessel, Wabup Risnaldi Tekankan Aksi Nyata dan Kolaborasi Lintas Sektor

Padang – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan penurunan angka stunting di wilayahnya hingga di bawah 20 persen melalui intervensi lintas sektor. Penekanan ini disampaikan seiring dengan dibukanya Rapat Percepatan Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Pesisir Selatan.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif. “Kalau hanya memberi sembako, survei mungkin hanya menunjukkan satu indikator terpenuhi. Padahal masih banyak aspek yang belum teratasi,” ujarnya saat membuka rapat di Aula Bappedalitbang, Kamis (11/9/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh camat, kepala puskesmas, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), operator kecamatan, serta sejumlah undangan lainnya.

Risnaldi menekankan pentingnya penanganan stunting yang terpadu, tepat sasaran, dan menyentuh akar masalah. Ia juga menggarisbawahi empat prinsip utama konvergensi penanganan stunting, yaitu terpadu (dilakukan lintas sektor), tepat sasaran (fokus pada keluarga dengan 1.000 hari pertama kehidupan), berbasis data (analisis balita stunting dan keluarga berisiko), serta partisipatif (melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga akademisi).

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB), Denny Anggara, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk mempercepat intervensi berbasis data. “Rapat percepatan aksi konvergensi ini adalah upaya lintas sektor yang kita lakukan bersama untuk menurunkan angka stunting di Pesisir Selatan hingga di bawah 20 persen, sesuai target pemerintah,” katanya.

Kegiatan yang bertema “Integrasi Lintas Sektor, Bersama Kita Mewujudkan Keluarga Bebas Stunting” ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi. Dengan demikian, intervensi yang dilakukan tidak hanya bersifat spesifik (langsung), tetapi juga sensitif (tidak langsung).

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen untuk mengatasi stunting secara menyeluruh. Kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat diyakini sebagai kunci untuk mewujudkan generasi Pesisir Selatan yang sehat, tangguh, dan bebas dari stunting.