Pekanbaru – TK Negeri Pembina II Kota Pekanbaru menjadi sorotan nasional setelah ditunjuk sebagai sekolah percontohan untuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak oleh Direktorat Jenderal PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Penunjukan ini menandai pengakuan atas komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung bagi anak-anak usia dini.
Reni Bafita, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, menjelaskan bahwa penunjukan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Kementerian, khususnya Ditjen PAUD. “Ini adalah apresiasi besar bagi Kota Pekanbaru,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Ditjen PAUD telah menunjuk TK Negeri Pembina II sebagai sekolah praktik baik, dan pelaksanaan MPLS di sana akan menjadi referensi bagi seluruh satuan pendidikan PAUD di Indonesia.
Selama tiga hari, tim dari Ditjen PAUD terjun langsung ke lokasi untuk meninjau dan mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS, memastikan semua proses sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan Kementerian.
Warni, Kepala TK Pembina II Pekanbaru, menyatakan bahwa persiapan fisik dan non-fisik telah dituntaskan sebelum MPLS dimulai. “Kami memastikan semua sarana dan prasarana dalam kondisi baik dan aman,” jelasnya. Pengecekan ulang dilakukan pada alat-alat permainan, baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menjamin keselamatan anak.
Pada hari pertama, anak-anak disambut dengan keramahan, menciptakan momen penting untuk menumbuhkan rasa nyaman. Orang tua yang mengantar diminta mengisi daftar hadir sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan proses adaptasi yang kondusif.
Anak-anak diajak berkeliling mengenal lingkungan sekolah, diperkenalkan dengan para guru yang akrab disapa bunda, serta fasilitas yang akan menjadi ruang eksplorasi mereka sehari-hari. Kegiatan pengenalan dikemas dengan ice breaking interaktif dan permainan seru, baik di lapangan maupun di dalam kelas, dengan tujuan membangun mindset anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan dan penuh kegembiraan.
“Ketika anak merasa sekolah itu menyenangkan, maka proses pembelajaran ke depan akan lebih mudah diterima,” kata Warni.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Bunda PAUD Kota Pekanbaru Sulastri Agung, Kepala BPMP Provinsi Riau Nilam Suri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, serta pembina dan ketua Pokja Bunda PAUD.
Reni Bafita berharap langkah ini akan semakin memperkuat komitmen semua pihak untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, menyenangkan, dan aman bagi anak-anak.






