Terima Silarurahmi Tim BNPT, Wawako Buya Maigus Nasir Tegaskan Warga Padang Toleran

oleh -159 Dilihat
terima-silarurahmi-tim-bnpt,-wawako-buya-maigus-nasir-tegaskan-warga-padang-toleran
Terima Silarurahmi Tim BNPT, Wawako Buya Maigus Nasir Tegaskan Warga Padang Toleran

Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa masyarakat Minangkabau memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, baik di daerah asal maupun di perantauan. Pernyataan ini disampaikan di tengah sorotan terhadap isu toleransi di Kota Padang.

Maigus Nasir menyatakan bahwa selama ini tidak ada gesekan yang melibatkan masyarakat Minang dalam kehidupan sehari-hari, baik di kampung halaman maupun di perantauan. “Masyarakat Minang sangat toleran terhadap pendatang,” ujarnya. Ia mencontohkan keberadaan Kampung Jao, Kampung Cino, Kampung Nias, dan Kampung Keling sebagai bukti keharmonisan warga Kota Padang sejak dahulu.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi dari Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Harianto, di kediamannya pada Kamis (11/9/2025).

Menanggapi adanya anggapan bahwa Kota Padang atau Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah intoleran, Maigus Nasir membantah klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa kesejukan, keramahtamahan, dan sikap menerima tamu merupakan ciri khas masyarakat Kota Padang dan Minangkabau pada umumnya.

Terkait insiden perusakan rumah doa di Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Maigus Nasir menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan konflik antar agama, melainkan kesalahpahaman yang telah diselesaikan dengan baik oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, beserta jajaran Forkopimda.

Dalam kesempatan yang sama, Harianto mengapresiasi kepemimpinan di Minangkabau yang dinilainya sebagai perpaduan antara cendekiawan, adat, dan agama. Ia juga menyoroti filosofi masyarakat Minangkabau, “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” (ABS-SBK), yang masih sangat kental dalam kehidupan sehari-hari. “Saya apresiasi sekali kepemimpinan di Minangkabau yang kental dengan agama dan adat,” ungkapnya. Menurutnya, hal ini dapat menjadi panutan dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan intoleransi, terutama di kalangan muda.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kaban Kesbangpol Padang, Tarmizi, Kasub Kordinator Partisipasi Masyarakat Subdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Maira Himadhani, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumbar, Adil Mubarak, serta pengurus FKPT Sumbar lainnya.