Sumbar Gelar AYCM, Dorong Diplomasi Pemuda ASEAN Lebih Aktif

oleh -179 Dilihat
gala-dinner-peserta-aycm-2015,-nanda-satria-dorong-diplomasi-pemuda-11-negara-asean
Gala Dinner Peserta AYCM 2015, Nanda Satria Dorong Diplomasi Pemuda 11 Negara ASEAN

Padang – Sumatera Barat berambisi menjadi pusat perhatian dalam diplomasi pemuda di kawasan Asia Tenggara melalui penyelenggaraan ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025. Forum ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi pertukaran ide dan kolaborasi antar pemuda ASEAN.

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, selaku inisiator AYCM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi Sumatera Barat untuk menunjukkan diri sebagai pusat pertukaran gagasan, kreativitas, dan diplomasi regional. “Selamat datang di Ranah Minang,” ujarnya saat menyambut delegasi AYCM 2025 pada Gala Dinner, Minggu (23/11), “Silakan nikmati keelokan budaya kami, kuliner, dan keramahan masyarakat Sumbar. Enjoy West Sumatera.”

Nanda menekankan bahwa AYCM bukan sekadar acara seremonial, melainkan wadah strategis untuk merancang masa depan ASEAN melalui kreativitas dan kolaborasi pemuda. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan gagasan dan solusi baru yang dapat dipresentasikan pada pertemuan tingkat pemerintahan ASEAN.

Gala Dinner di Auditorium Gubernuran Sumbar menandai dimulainya rangkaian AYCM 2025. Sebanyak 60 delegasi pemuda dari 11 negara ASEAN hadir dan disambut dengan pertunjukan budaya Minangkabau, termasuk Tari Pasambahan dan Tari Piring yang dibawakan oleh siswa-siswi SMKN 7 Padang.

Pemerintah Provinsi Sumbar mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Arry Yuswandi, mewakili Gubernur Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa AYCM adalah langkah nyata dalam mempersiapkan pemuda yang kreatif, adaptif, dan siap bersaing di tingkat internasional. “Inisiatif ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk melahirkan generasi muda yang inovatif, berdaya saing, dan mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional,” ungkapnya.

Arry menambahkan bahwa Pemprov Sumbar berharap AYCM dapat menjadi model kegiatan kepemudaan yang dapat diadopsi oleh provinsi lain di Indonesia, tidak hanya berhenti sebagai program satu kali.

AYCM 2025 akan berlangsung hingga 25 November di tiga kota, yaitu Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi. Agenda forum ini meliputi seminar internasional, FGD, pertunjukan budaya, dan kunjungan heritage. Pemerintah Provinsi Sumbar berharap forum ini dapat melahirkan perspektif baru, proyek kolaboratif, dan inisiatif sosial yang relevan dengan isu kepemudaan di kawasan ASEAN.

Pada hari kedua, Senin (24/11), rangkaian acara dilanjutkan di Convention Hall Universitas Andalas dengan menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebagai keynote speaker. Turut hadir pula Dubes Indonesia untuk ASEAN Derry Aman, Dubes ASEAN untuk Filipina, dan sejumlah narasumber lainnya.

AYCM diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran ide kreatif yang memperkuat konektivitas pemuda ASEAN, sekaligus memperkenalkan Sumatra Barat sebagai daerah yang kaya budaya dan terbuka terhadap kerja sama internasional.