Padang – Semen Padang FC bersiap menghadapi musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan jadwal yang telah dirilis oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB). Tim berjuluk Kabau Sirah ini akan memulai perjuangannya pada 9 Agustus 2025, dengan bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 15.40 WIB.
Kembalinya Semen Padang FC ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi sorotan utama. Setelah berjuang di musim sebelumnya, tim ini bertekad untuk memberikan yang terbaik. “Skuad telah siap menghadapi atmosfer kompetisi yang ketat,” ujar perwakilan manajemen, menegaskan kesiapan tim.
Sebanyak 18 tim akan meramaikan BRI Super League musim ini. Selain Semen Padang FC dan Persib Bandung, terdapat pula tim-tim besar lainnya seperti Persija Jakarta, Bali United, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, serta tim promosi PSBS Biak dan Persijap Jepara.
Semen Padang FC akan menjalani total 17 pertandingan kandang, dengan 9 laga di putaran pertama dan 8 laga di putaran kedua yang akan digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang. Beberapa pertandingan kandang yang patut dinantikan adalah saat menjamu PSM Makassar, Bali United, dan Persija Jakarta.
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan Semen Padang FC di putaran pertama BRI Super League 2025/2026: melawan Dewa United Banten pada Jumat, 15 Agustus 2025 pukul 15.30 WIB; menghadapi PSM Makassar pada Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Persita pada Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB; menjamu PSBS Biak pada Kamis, 11 September 2025 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Persebaya pada Jumat, 19 September 2025 pukul 19.00 WIB; menjamu Bali United pada Jumat, 26 September 2025 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Madura United pada Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB; menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Selasa, 22 Oktober 2025 pukul 15.30 WIB; dan bertandang ke markas Malut United pada Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB.
Selanjutnya, Semen Padang FC akan menjamu Arema FC pada Senin, 3 November 2025 pukul 19.00 WIB; menjamu Borneo FC pada Minggu, 9 November 2025 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis, 20 November 2025 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Persik Kediri pada Kamis, 27 November 2025 pukul 19.00 WIB; menjamu Persija Jakarta pada Senin, 22 Desember 2025 pukul 19.00 WIB; bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada Minggu, 4 Januari 2026 pukul 15.30 WIB; dan menjamu Persis Solo pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 15.30 WIB.
Di putaran kedua, Semen Padang FC akan bertandang ke markas Bali United pada Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas PSM Makassar pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 19.00 WIB; menjamu Persita Tangerang pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Arema FC pada Minggu, 15 Februari 2026 pukul 15.30 WIB; menjamu Malut United pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 20.30 WIB; bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 20.30 WIB; menjamu PSIM Yogyakarta pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 20.30 WIB; bertandang ke markas PSBS Biak pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 20.30 WIB; menjamu Persib Bandung pada Minggu, 5 April 2026 pukul 19.00 WIB; bertandang ke markas Persis Solo pada Minggu, 12 April 2026 pukul 15.30 WIB; menjamu Persijap Jepara pada Senin, 20 April 2026 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 15.30 WIB; menjamu Madura United pada Rabu, 29 April 2026 pukul 15.30 WIB; bertandang ke markas Dewa United Banten pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 19.00 WIB; menjamu Persik Kediri pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.30 WIB; menjamu Persebaya Surabaya pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 15.30 WIB; dan bertandang ke markas Persija Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026 dengan waktu yang belum ditentukan.
Dengan jadwal yang padat, Semen Padang FC menargetkan untuk tidak hanya bertahan di liga, tetapi juga bersaing di papan tengah. “Target tim tidak hanya untuk bertahan di liga, tetapi juga bersaing di papan tengah dan menciptakan kejutan,” ungkap perwakilan tim. Dukungan dari masyarakat Sumatra Barat diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi tim. “Stadion H. Agus Salim diharapkan menjadi benteng yang angker bagi setiap lawan yang datang,” pungkasnya.






