PWI dan BNN Kolaborasi Perangi Narkoba Melalui Pemberitaan

oleh -169 Dilihat
pwi-dan-bnn-kolaborasi-perang-melawan-narkoba-lewat-pemberitaan
PWI dan BNN Kolaborasi Perang Melawan Narkoba Lewat Pemberitaan

Jakarta – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk memperkuat upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba di tanah air. Sinergi ini diwujudkan melalui pertemuan antara pengurus PWI Pusat dan Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, di Gedung BNN, Senin (20/10).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan kekuatan antara aparat penegak hukum dan insan pers dalam memerangi narkoba.

Suyudi Ario Seto menyampaikan apresiasi atas kunjungan PWI Pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum Akhmad Munir. Ia menekankan bahwa peran media, khususnya PWI, sangat krusial dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. “Kita berbuat tapi enggak kelihatan. Kita bisa kelihatan karena rekan-rekan wartawan,” ungkapnya.

Menurutnya, tanpa dukungan publikasi yang kuat dari media, upaya BNN tidak akan mencapai hasil yang optimal. Media massa memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba, serta menjadi mitra strategis dalam memperluas jangkauan edukasi dan informasi yang konstruktif. “Media adalah mata dan telinga masyarakat dalam memperkuat pengawasan serta menyebarkan pesan positif tentang bahaya narkotika,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN juga memaparkan berbagai strategi penanganan narkotika, mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga penegakan hukum. Ia juga mengingatkan tentang ancaman narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS) seperti narkoba cair, ganja sintetis, dan tembakau gorilla yang direndam cairan NPS. Menurutnya, maraknya variasi jenis baru ini didorong oleh tingginya permintaan pasar, sehingga para pelaku terus berinovasi dalam produksi dan distribusi.

Menanggapi hal tersebut, Akhmad Munir menyatakan kesiapan PWI untuk memperkuat kolaborasi dengan BNN. Ia menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab moral dalam membangun kesadaran masyarakat melalui pemberitaan yang mencerahkan dan edukatif. “PWI siap berkolaborasi dengan BNN untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami untuk menyelamatkan generasi muda bangsa,” tegasnya.

Sinergi antara BNN RI dan PWI Pusat akan semakin diperkuat pada peringatan Hari Pers Nasional yang akan diselenggarakan pada 9 Februari 2026 di Provinsi Banten.

“Melalui pertemuan ini kami harapkan dapat memperkuat kampanye nasional anti narkoba melalui pemberitaan yang konstruktif, pelatihan jurnalisme tematik, serta kegiatan edukasi publik di berbagai daerah,” pungkas Akhmad Munir.