Painan – Peran perantau asal Pesisir Selatan dinilai menjadi kunci vital dalam menjaga stabilitas keamanan serta pembangunan daerah. Polres Pesisir Selatan pun mengajak Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Ajakan tersebut disampaikan Wakapolres Pesisir Selatan, Kompol Syafrizen, dalam forum Rakernas I PKPS di Painan, Rabu (8/9/2026). Ia menekankan bahwa sinergi antara organisasi perantau, pemerintah, dan pihak kepolisian mutlak diperlukan.
“Sinergi antara PKPS, pemerintah daerah, dan aparat keamanan merupakan modal utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kompol Syafrizen dalam arahannya.
Selain stabilitas keamanan, perwira yang dikenal dengan sapaan Zen Datuak Rang Batuah ini menaruh harapan besar agar PKPS berkontribusi aktif dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelestarian adat Minangkabau.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan perantau. Kompol Syafrizen mengingatkan agar keluarga besar PKPS tidak mudah terpancing oleh arus informasi yang tidak jelas kebenarannya.
“Jangan mudah terpengaruh maupun menyebarkan informasi yang belum tentu benar atau hoaks,” tegasnya di hadapan para pengurus pusat PKPS dan tokoh masyarakat.
Rakernas I PKPS yang mengusung tema “Sinergi Membangun Nagari, Merajut Persatuan di Perantauan” ini turut dihadiri Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. Pertemuan ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk merajut silaturahmi yang lebih erat antara warga di ranah dan di rantau.
Kompol Syafrizen menutup pemaparannya dengan memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara. Ia berharap semangat kebersamaan “barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang” dapat terus terjaga demi kemajuan daerah dan bangsa.






