Polres Pasaman Barat Bagikan Ratusan Masker Antisipasi Dampak Kabut Asap

oleh -25 Dilihat
Polres Pasaman Barat membagikan ratusan masker medis kepada siswa dan guru di SMAN 1 Pasaman untuk antisipasi kabut asap.

Pasaman Barat – Polres Pasaman Barat membagikan ratusan masker medis secara gratis kepada pelajar, guru, dan warga sekolah di SMA Negeri 1 Pasaman pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung pukul 08.30 WIB ini dilakukan tepat setelah upacara bendera mingguan selesai.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto bertindak sebagai pembina upacara untuk memberikan edukasi mengenai bahaya paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut hadir untuk menunjukkan sinergitas dalam melindungi masyarakat dari risiko pencemaran udara.

AKBP Agung Tribawanto menyatakan bahwa aksi ini merupakan bukti kepedulian nyata Polri terhadap kesehatan pelajar yang beraktivitas di ruang terbuka.

Penggunaan masker menjadi langkah krusial untuk mencegah masuknya partikel mikroskopis dari asap yang memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan para pelajar agar selalu waspada terhadap dampak kabut asap dan memahami pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri,” ujar Kapolres.

Polres Pasaman Barat mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan saat konsentrasi asap memburuk.

Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker pelindung diri untuk meminimalisasi risiko kesehatan.

Aksi sosial ini menyasar seluruh warga sekolah mulai dari majelis guru, tenaga kependidikan, pengelola kantin, hingga petugas kebersihan.

Kapolres meminta para pelajar dan pendidik segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala sesak napas atau batuk berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara jajaran Polres Pasaman Barat dan Pemerintah Daerah dalam menaruh perhatian ekstra terhadap kesehatan masyarakat, utamanya para pelajar di Kabupaten Pasaman Barat,” pungkasnya.

Polres Pasaman Barat berharap tingkat kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya kabut asap meningkat melalui sosialisasi intensif ini.

Upaya tersebut diharapkan mampu menekan angka kesakitan akibat ISPA di wilayah hukum Pasaman Barat secara optimal.