Pessel Salurkan 651 Ton Beras, Bupati Minta Pengawasan

oleh -211 Dilihat
pessel-salurkan-651-ton-beras-untuk-37.300-kpm-melalui-program-cbp
Pessel Salurkan 651 Ton Beras untuk 37.300 KPM Melalui Program CBP

Batang Kapas – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggulirkan program bantuan pangan beras bagi keluarga penerima manfaat (KPM) melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Peluncuran program ini dilaksanakan secara serentak di 15 kecamatan.

Sebanyak 651 ton beras dialokasikan untuk program ini. Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap ketersediaan pangan masyarakat. “Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara peluncuran di Aula Kantor Camat Batang Kapas, Senin (28/7).

Hendrajoni juga menekankan pentingnya pengawasan dalam penyaluran bantuan. “Camat dan walinagari kami minta mengawasi agar bantuan tepat sasaran. Jika masih ada warga yang berhak namun belum terdata, segera diusulkan kembali,” tegasnya.

Menurut data yang dihimpun, Kecamatan Batang Kapas menerima alokasi bantuan untuk 2.340 KPM. Proses verifikasi akan dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang berhak terlewatkan.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pesisir Selatan, Firdaus, menjelaskan bahwa data penerima bantuan berasal langsung dari pusat. “Sebanyak 37.300 KPM tersebar di 15 kecamatan akan menerima masing-masing 10 kilogram beras. Total beras yang disalurkan mencapai 651 ton,” jelasnya.

Sementara itu, Manejer Perum Bulog Padang, M. Fakhri Firdaus, menyatakan bahwa program CBPP ini diharapkan dapat menjadi stimulus ekonomi dan alat stabilisasi harga. “Beras ini diberikan gratis kepada masyarakat sebagai bentuk subsidi. Kami juga menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pasar murah melalui koperasi merah putih untuk menekan inflasi,” katanya.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, serta menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.