Perbaiki Jalan, Jembatan, Warga Padang Panjang Kembali Beraktivitas

oleh -189 Dilihat
jalan-dan-jembatan-sudah-mulus,-warga-padang-panjang-bisa-tersenyum-lagi
Jalan dan Jembatan Sudah Mulus, Warga Padang Panjang Bisa Tersenyum Lagi

Padang Panjang – Masyarakat Kota Padang Panjang kini dapat bernapas lega setelah proyek perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana pada 11 Mei 2024 lalu telah rampung. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, secara resmi meresmikan proyek tersebut pada Jumat, 4 Juli 2025.

Bencana yang terjadi sebelumnya mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur vital, termasuk jalan di kawasan Lubuk Mato Kuciang, jembatan Tanjung-Tanah Bato, serta rumah-rumah warga. Bahkan, dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Jalan sepanjang 200 meter di Lubuk Mato Kuciang yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki. Jembatan Tanjung-Tanah Bato juga telah dibangun kembali. Proyek ini didanai melalui Dana Siap Pakai (DSP) BNPB tahun 2024 dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp9,4 miliar. Alokasi dana tersebut mencakup Rp7,4 miliar untuk perbaikan jalan, Rp900 juta untuk pembangunan jembatan, dan sisanya dialokasikan untuk kebutuhan logistik serta bantuan rumah warga yang terdampak.

Suharyanto menyampaikan apresiasi atas respons cepat semua pihak dalam penanganan pasca-bencana. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus hadir dan memberikan perhatian, meskipun terjadi perubahan kepemimpinan nasional. “Bencana ini terjadi saat masih dipimpin Presiden Joko Widodo. Beliau langsung turun ke lokasi. Setelah itu, Presiden terpilih Prabowo Subianto pun menunjukkan perhatian luar biasa, bahkan sebelum resmi dilantik sudah memberikan dukungan langsung,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto juga berbagi pengalaman yang menyentuh hatinya, yaitu melihat sebuah masjid tetap berdiri kokoh di tengah bangunan lain yang hancur akibat banjir. Menurutnya, warga yang berlindung di masjid tersebut selamat dari bencana. “Meskipun Allah memberi ujian berupa bencana, Dia juga menunjukkan kasih sayang-Nya. Saya lihat langsung batu sebesar kendaraan tidak menyentuh masjid itu, padahal kanan kirinya luluh lantak. Yang selamat adalah mereka yang tetap bertahan di dalam masjid,” tuturnya dengan nada haru.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat meresmikan proyek ini secara langsung. “Biasanya saya tidak meresmikan proyek infrastruktur secara langsung, tapi karena desakan teman-teman dari daerah dan sudah dibuat prasastinya, akhirnya saya hadir juga,” katanya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih serta harapan agar perhatian dari pemerintah pusat terus berlanjut. “Kami berharap aspirasi masyarakat dari kabupaten dan kota bisa terus ditampung dan diusulkan ke Pak Kepala BNPB. Semoga proposal-proposal yang sudah masuk bisa disetujui,” ungkapnya.

Ruseimy juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat. “Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan juga kepada Kepala BNPB. Tolong jangan lupakan Sumatera Barat,” ujarnya.

Warga yang terdampak bencana menyambut baik selesainya proyek perbaikan ini. Nurlisma, seorang warga yang akrab disapa Ema, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, jalan yang dulu putus sekarang sudah bagus. Dulu kami harus lewat jalan kecil yang jelek, sekarang sudah lancar lagi,” katanya.

Ema juga berharap agar pemandian Lubuk Mato Kuciang dapat segera dibuka kembali. “Kalau pemandian ini dibuka lagi, kami bisa jualan, bantu-bantu ekonomi keluarga,” harapnya.

Yani, warga lainnya yang rumahnya sempat rusak, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih banyak buat BNPB dan semua yang sudah membantu. Jalan sudah bagus, rumah juga dapat bantuan. Alhamdulillah,” ucapnya.