Padang – Pemerintah Kota Padang memperketat pengawasan terhadap personel Dubalang guna memastikan efektivitas mereka dalam menjaga ketertiban umum. Sebanyak 30 personel dari 15 kelurahan di Kecamatan Lubuk Begalung menjalani pembekalan intensif, Selasa (14/7/2026).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa integritas menjadi harga mati bagi setiap anggota Dubalang. Ia memperingatkan agar personel tidak menyalahgunakan wewenang dalam menjalankan tugas di lapangan.
Pemerintah Kota tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang terbukti melanggar hukum. Maigus menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keamanan berbasis kearifan lokal ini.
“Dubalang adalah pagar kampung, jangan sampai pagar justru merusak tanaman,” ujar Maigus di Aula Kantor Camat Lubuk Begalung.
Dubalang merupakan pilar utama dari program “Padang Sigap” yang diinisiasi Wali Kota Fadly Amran sejak 30 Oktober 2025. Program ini mengedepankan semangat bernagari sesuai dengan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Budaya Minangkabau.
Sejauh ini, Dubalang dinilai sukses meredam potensi tawuran, peredaran narkoba, hingga tindakan asusila. Keberhasilan tersebut didukung oleh kolaborasi strategis antara Dubalang, TNI, Polri, Satpol PP, dan tokoh adat setempat.
Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, mengakui dampak positif kehadiran Dubalang di wilayahnya. Selain berpatroli, mereka kini turut membantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pengawasan lingkungan serta penanganan masalah sampah liar.
Ikrar berharap pembekalan ini dapat meningkatkan kapasitas serta motivasi para personel di lapangan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang, perwakilan Satpol PP, serta pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN).






