Payakumbuh Tingkatkan Rehab Irigasi, Petani Sambut Gembira

oleh -137 Dilihat
pembangunan-rehab-irigasi-bandar-rawang-hampir-rampung-pengerjaannya
Pembangunan Rehab Irigasi Bandar Rawang Hampir Rampung Pengerjaannya

Payakumbuh – Proyek rehabilitasi saluran irigasi Bandar Rawang di Kelurahan Payobadar Padang Tangah, Kecamatan Payakumbuh Timur, hampir rampung. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengairan ratusan hektar lahan pesawahan yang bergantung pada sumber air dari Banda Rawang.

Kepala Bidang PSDA PUPR Kota Payakumbuh, Harlon, menyampaikan bahwa pengerjaan rehabilitasi irigasi dengan panjang saluran 145 meter tersebut sudah mendekati tahap akhir. “Saat ini pengerjaan rehab irigasi DI Bandar Rawang dengan panjang saluran 145 meter itu sudah mendekati rampung pengerjaannya. Tinggal finishing,” ujarnya saat ditemui di Kubu Gadang, Rabu (10/9/2025).

Senada dengan itu, Jeni, perwakilan dari CV Adhika Karya Utama selaku rekanan pelaksana, mengonfirmasi bahwa progres pengerjaan telah mencapai hampir 100 persen. “Pengerjaannya sudah menuju 100 persen. Saat ini pekerja sedang melakukan pengerjaan finishing,” jelasnya pada Rabu (10/9/2025) sore. Ia menambahkan, “Tidak berapa hari lagi pengerjaan kegiatan ini akan tuntas. Progres sudah menuju 100 persen.”

Proyek dengan nilai kontrak Rp198.994.000 yang didanai dari APBD Kota Payakumbuh ini memiliki masa kerja 90 hari kalender, terhitung sejak tanggal kontrak 8 Juli 2025. Dengan demikian, masa kontrak akan berakhir pada 8 Oktober 2025. Namun, realisasi di lapangan menunjukkan bahwa pengerjaan proyek ini hampir selesai sebulan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Yonef, seorang warga Kelurahan Payobadar Padang Tangah, mewakili para petani dan pemilik lahan pesawahan, menyampaikan apresiasi atas pembangunan infrastruktur ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh dan Dinas PUPR yang telah merehab saluran irigasi Bandar Rawang ini,” ungkapnya pada Rabu (10/9/2025).

Diharapkan, dengan selesainya rehabilitasi saluran irigasi ini, aliran air ke lahan sawah warga akan semakin lancar, meskipun kondisi tersebut tetap bergantung pada curah hujan dan ketersediaan air selama musim kemarau.