Pawai Obor Semarakkan Tahun Baru Islam di Padang

oleh -288 Dilihat
sambut-tahun-baru-islam,-warga-batang-kabung-ganting-padang-gelar-pawai-obor
Sambut Tahun Baru Islam, Warga Batang Kabung Ganting Padang Gelar Pawai Obor

Padang – Warga Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dengan menggelar pawai obor. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (27/6/2025) ini menjadi agenda tahunan yang telah berlangsung sejak 2015.

Pusat kegiatan pawai obor ini berada di Surau Gadang Darus Salikin, yang menjadi titik awal dan akhir rute pawai. Partisipasi dalam pawai obor ini melibatkan berbagai kalangan usia, mulai dari generasi muda hingga orang tua.

Tradisi pawai obor ini dianggap sebagai upaya nyata warga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak dan remaja sejak usia dini. Pawai obor dilaksanakan setelah salat Isya, dengan rute mengelilingi wilayah Batang Kabung sebelum kembali ke Surau Gadang Darus Salikin.

Warga dengan semangat mengikuti arak-arakan sambil membawa obor, menciptakan suasana religius dan kebersamaan di sepanjang rute pawai.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi Islami di tengah arus modernisasi. “Bapak dan ibu-ibu, tentu kami sangat mengapresiasi semangat mempertahankan tradisi setiap 1 Muharram, termasuk pawai obor yang masih dilaksanakan di sekitar surau ini. Kami sangat berbahagia bisa menjadi bagian dari peringatan tahun baru Islam di tempat ini,” ujarnya.

Fadly menambahkan bahwa Batang Kabung dikenal dengan keberlangsungan berbagai tradisi keagamaan, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan aktivitas ibadah rutin di masjid dan musala yang tetap terjaga hingga saat ini.

Ketua Pengurus Surau Gadang Darus Salikin, Defri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan juga sebagai sarana pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda. Ia menekankan pentingnya mengenalkan Tahun Baru Islam sebagai identitas dan budaya umat Muslim.

“Sejak 2015 kami rutin menggelar kegiatan ini. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran bahwa tahun baru kita adalah 1 Muharram, bukan hanya tahun baru Masehi,” ungkapnya. Defri menambahkan, “Selain itu, kami ingin membendung kenakalan remaja yang marak belakangan ini dengan aktivitas positif di surau dan masjid.”