Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang tengah mempersiapkan dua festival besar yang akan memeriahkan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) pada akhir Juli 2025. Festival Literasi dan Festival Pamenan Minangkabau dijadwalkan berlangsung berurutan, menawarkan beragam kegiatan budaya dan edukasi.
Rapat koordinasi persiapan kedua festival tersebut dipimpin oleh Martoni pada Selasa (15/7/2025). Dalam rapat tersebut, ditekankan pentingnya persiapan matang untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara. “Kita menginginkan kegiatan ini berlangsung dengan baik dan sukses,” ujarnya, seraya menambahkan perlunya koordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengatasi segala kekurangan.
Festival Pamenan Minangkabau akan menyajikan lokakarya, penampilan sanggar seni, teater, band lokal, peragaan busana, atraksi permainan rakyat, serta lomba puisi. Sementara itu, Festival Literasi akan diisi dengan kegiatan edukatif dan hiburan yang berlangsung dari pagi hingga malam selama tiga hari.
Dinas Pustaka dan Kearsipan (DPK) Padang Panjang telah menyiapkan 50 stand gratis untuk Festival Literasi. Stand-stand ini akan menampilkan produk literasi dan karya dari berbagai elemen masyarakat, termasuk sekolah, pegiat literasi, kelurahan, UMKM, dan gugus pendidikan. Pemerintah Kota Padang Panjang berharap kedua festival ini dapat menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya Minangkabau.






