Padang Marandang: Jalin Solidaritas, Pulihkan Diri Pasca Bencana

oleh -165 Dilihat
padang-marandang-2025:-pesan-ketangguhan-dan-solidaritas-pasca-bencana
Padang Marandang 2025: Pesan Ketangguhan dan Solidaritas Pasca Bencana

Padang – Pemerintah Kota Padang menggelar kegiatan “Padang Marandang 2025” sebagai momentum kebangkitan psikologis dan sosial warga pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor. Aroma rempah khas masakan rendang pun menguar di seluruh kota.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata ini diharapkan menjadi simbol pemulihan dan ketangguhan masyarakat Padang.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan filosofi memasak rendang sangat relevan dengan semangat pemulihan pasca bencana.

“Bencana ini mengingatkan kita untuk bersatu. Sama seperti rendang yang terdiri dari banyak elemen, masyarakat pun harus bersinergi satu sama lain agar kita bisa pulih lebih cepat,” ujarnya.

Maigus Nasir juga menekankan tiga pesan moral utama dalam tradisi marandang. Pertama, sinergi dalam keberagaman yang diibaratkan seperti perpaduan harmonis antara daging dan aneka rempah dalam rendang.

Kedua, marandang sebagai lambang ketangguhan karena prosesnya yang memakan waktu lama dan membutuhkan kesabaran.

Ketiga, fungsi sosial rendang sebagai masakan yang lazim dibagikan kepada tamu dan keluarga, sehingga semangat berbagi diwujudkan dalam kegiatan ini.

Hasil masakan dari “Padang Marandang 2025” akan disalurkan kepada para penyintas bencana di berbagai wilayah.

“Insya Allah, rendang ini akan kami salurkan kepada saudara-saudara kita yang saat ini berada di pengungsian, baik di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh. Termasuk juga untuk daerah yang masih terisolasi seperti di Agam,” kata Maigus Nasir.

Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. “Padang Marandang 2025” menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat Padang tetap menyala di tengah suasana duka.