Padang – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, berjanji akan memperjuangkan peningkatan bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Nanda mengusulkan kenaikan bantuan dari Rp2 juta menjadi Rp4 juta per pelaku usaha.
Hal ini ia sampaikan usai reses di Pasa Lalang, Kuranji, Kota Padang, Kamis (5/2).
Menurut Nanda, aspirasi terkait bantuan modal UMKM muncul dari masyarakat saat reses.
Ia menilai, bantuan modal yang disalurkan melalui Dinas Koperasi dan UKM saat ini, sebesar Rp2 juta, belum mencukupi kebutuhan pelaku UMKM.
“Bantuan yang diterima relatif kecil, sehingga belum mampu menutup kebutuhan operasional usaha,” kata Nanda.
Akibatnya, banyak pelaku UMKM terjerat pinjaman berbunga dari bank atau lembaga pembiayaan.
Nanda berkomitmen mengawal peningkatan bantuan permodalan UMKM, minimal menjadi Rp4 juta per pelaku usaha.
“Ini akan kami perjuangkan melalui Dinas Koperasi,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait kenaikan bantuan UMKM tahun ini.
Nanda juga mengajak masyarakat membentuk koperasi, sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan Koperasi Merah Putih.
Menurut Dinas Koperasi dan UKM, peluang bantuan permodalan untuk koperasi cukup besar, bahkan bisa mencapai lebih dari Rp100 juta dalam bentuk aset.
Reses Nanda di Pasa Lalang dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk lurah, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan pemuda setempat.
Selain modal UMKM, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait pertanian, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan.
Nanda memastikan seluruh aspirasi akan diperjuangkan sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah kota akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Padang.






