MUI Kaji Perdagangan Karbon: Umat Sejahtera, Ekonomi Meningkat!

oleh -141 Dilihat
mui-kaji-peluang-perdagangan-karbon,-dongkrak-kemajuan-ekonomi-umat
MUI Kaji Peluang Perdagangan Karbon, Dongkrak Kemajuan Ekonomi Umat

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah mengkaji potensi perdagangan karbon sebagai salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian umat. Kajian ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempromosikan ekonomi hijau.

Ketua MUI Bidang Ekonomi, M. Azrul Tanjung, menyatakan bahwa ekonomi hijau membuka peluang bisnis baru yang ramah lingkungan.

“Misalnya wisata hutan, ekowisata, dan carbon trading,” ujarnya saat membuka Rapat Kerja Lembaga Ekonomi Umat (LPEU) dan Penguatan Koperasi di Jakarta, Rabu (23/12/2025).

Azrul menekankan pentingnya partisipasi umat Islam dalam bisnis berwawasan lingkungan, terutama melalui MUI.

Menurutnya, perdagangan karbon menjadi krusial karena telah terjadi transaksi yang melibatkan pengusaha.

Pemerintah Indonesia sendiri aktif mendorong perdagangan karbon melalui Bursa Karbon Indonesia dan pasar karbon sukarela (voluntary).

Upaya ini diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, membantah kritik terkait lambatnya penanganan bencana Sumatera dalam konferensi pers (19/12/2025).

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri dan Panglima TNI.