Jakarta – Sebuah video yang berisi penghinaan terhadap masyarakat Sumba menjadi sorotan setelah viral di media sosial. Video tersebut menampilkan seorang oknum yang merendahkan suku Sumba dengan menyebut seluruh penduduknya sebagai “orang gila kampung”.
Unggahan video yang dibagikan oleh selebriti Erika Carlina ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk penyanyi Marion Jola yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Marion Jola menyatakan kekecewaannya atas pernyataan tersebut karena dianggap melecehkan saudara-saudaranya di Sumba.
“Siapa yang berani bilang orang Sumba isinya orang gila kampung semua? Saya perempuan Sumba, orang gila mana nih berani beraninya ngata-ngatain Sumba dan orang-orang kami ini?” tulis Marion Jola dalam kolom komentar pada unggahan Erika Carlina.
Erika Carlina juga menegaskan sikapnya terhadap penghinaan yang dialamatkan kepada pengasuh anaknya yang berasal dari Sumba. Ia menolak keras jika pengasuh tersebut dijadikan sasaran hinaan dan menegaskan bahwa tugas pengasuh hanya merawat anaknya tanpa memandang asal-usul.
“Kalo mau hujat aku, hujat aku aja. Tapi jangan bawa bawa pengasuh Andrew. Tugas pengasuh aku cuma merawat dan menjaga Andrew, tidak peduli dari mana asalnya,” tegas Erika.
Selain itu, Erika Carlina memberikan pujian kepada pengasuh anaknya yang dianggapnya sebagai sosok yang baik, bertanggung jawab, dan penuh kasih sayang. Video penghinaan ini mendapat kecaman luas dari warganet yang menilai pernyataan tersebut telah merendahkan suku Sumba dan masyarakat NTT secara umum.
Erika Carlina bahkan berencana untuk mengungkap identitas pelaku penghinaan tersebut dengan bantuan masyarakat di media sosial. Insiden ini menjadi peringatan penting mengenai pentingnya menghormati keberagaman dan menghindari ujaran kebencian yang dapat memecah belah masyarakat.






