Mahyeldi Dampingi Menaker RI Kunjungi Kota Padang

oleh -72 Dilihat
gubernur-mahyeldi-dampingi-kunjungan-kerja-menaker-ri-di-kota-padang
Gubernur Mahyeldi Dampingi Kunjungan Kerja Menaker RI di Kota Padang

Padang – Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli meresmikan pemanfaatan sumur bor dan fasilitas tempat wudhu baru di Masjid Raya Kenagarian Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (14/5/2026). Fasilitas air bersih itu dibangun untuk membantu warga yang masih memulihkan kondisi pascabencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Peresmian dilakukan dalam kunjungan kerja yang turut didampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Bantuan tersebut disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Human Initiative.

Yassierli mengatakan, bantuan itu ia berikan sebagai bentuk tanggung jawab moral sebagai putra daerah. Ia berharap fasilitas tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat di kampung halamannya.

“Ini sebagai tanggung jawab saya sebagai putra daerah sini. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya fasilitas air bersih, Kementerian Ketenagakerjaan juga menyiapkan program pelatihan teknologi informasi bagi 3.100 anak muda di Kecamatan Koto Tangah. Program itu dirancang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus kesiapan kerja generasi muda.

“Kemarin kita berpikir kalau cuma sumur bor kurang seru. Maka kita tambahkan dengan bonus pelatihan IT untuk 3.100 anak muda Kecamatan Koto Tangah,” katanya.

Yassierli menegaskan kementeriannya akan terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari peningkatan keterampilan hingga pengembangan kewirausahaan. Ia juga menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah prioritas pelaksanaan program kementerian.

Di sisi lain, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pembangunan fasilitas air bersih itu. Menurut dia, keberadaan sumur bor dan tempat wudhu baru sangat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar air bersih di masa pemulihan.

“Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus bentuk nyata solidaritas kemanusiaan di tengah masa pemulihan,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, dan komunitas sosial terus diperkuat agar pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati, unsur Forkopimda Provinsi Sumbar dan Kota Padang, pimpinan OPD Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, serta Ketua Pengurus Masjid Raya Balai Gadang Firman.