Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan UEP untuk Perkuat Kemandirian PSAA Aisyiyah Ampang

oleh -141 Dilihat
ketua-dprd-sumbar-muhidi-serahkan-bantuan-uep-untuk-perkuat-kemandirian-psaa-aisyiyah-ampang
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan UEP untuk Perkuat Kemandirian PSAA Aisyiyah Ampang

Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyoroti pentingnya peran panti asuhan dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Penegasan ini disampaikan bersamaan dengan penyerahan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) senilai Rp150 juta kepada PSAA Aisyiyah Cabang Ampang.

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat ini berasal dari alokasi anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Sumbar, dengan tujuan pengembangan usaha dagang panti. “Panti asuhan bukan hanya tempat menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga ruang penting untuk menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” ujar Muhidi, Sabtu (22/11).

Dukungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan operasional PSAA Aisyiyah Cabang Ampang. Muhidi menekankan bahwa pengurus panti memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing anak-anak agar memiliki masa depan yang terarah. Ia menambahkan, panti asuhan memiliki peran strategis dalam mewujudkan generasi berkualitas, selaras dengan visi Indonesia Emas.

Kepala Dinas Sosial Sumatera Barat, Saifullah, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan DPRD Sumbar. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pihak lain untuk turut serta memperkuat panti asuhan di Sumatera Barat. “Bantuan ekonomi produktif yang diberikan ini sangat bermanfaat karena dapat mendorong PSAA Aisyiyah Cabang Ampang menjadi lebih mandiri,” ungkap Saifullah. Ia menambahkan, bantuan serupa rutin diberikan setiap tahun, namun sempat terhambat akibat adanya refocusing anggaran.

Saifullah menjelaskan bahwa saat ini terdapat 136 panti asuhan di Sumatera Barat yang berada di bawah pengawasan pemerintah provinsi. Pemerintah provinsi mengalokasikan dana sekitar Rp40 miliar untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) panti, termasuk kebutuhan pangan. Ia juga menuturkan bahwa sebagian besar panti sebenarnya telah memiliki unit usaha, namun belum dioptimalkan sehingga memerlukan penguatan berkelanjutan. “Anak-anak panti harus bisa maju dan memiliki kesempatan yang sama seperti anak-anak lainnya. Kita berharap dari panti asuhan akan lahir banyak orang hebat, bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi pemimpin masa depan,” imbuhnya.

Nurhayati, Kepala PSAA Aisyiyah Ampang, menyatakan bahwa bantuan UEP berupa usaha warung akan secara langsung mendukung keberlanjutan operasional panti. Keuntungan dari usaha tersebut akan dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak, terutama dalam bidang pendidikan. “Di PSAA Aisyiyah saat ini terdapat 30 anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Kami berharap dengan bantuan ini anak-anak bisa lebih mandiri dan kebutuhan pendidikan mereka terpenuhi,” pungkasnya.