PADANG – Jaringan Pemimpin Redaksi Sumatera Barat (JPS) menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah komando langsung Presiden. Dukungan ini disuarakan demi menjaga independensi Polri dalam menjalankan tugasnya.
Ketua JPS Sumbar, Adrian Tuswandi, menegaskan, posisi Polri yang langsung di bawah Presiden akan menghindarkan intervensi dari pihak-pihak tertentu.
“Kita tidak mau Polri menjadi level 3, karena di bawah kementerian. Harus tetap pada level 2 di bawah Presiden, sehingga tidak ada yang bisa intervensi,” ujar Adrian, dalam keterangan resminya, Selasa (11/6/2024).
Menurutnya, penempatan Polri di bawah kementerian dapat memperlambat pelaksanaan instruksi presiden terkait keamanan negara.
“Kalau Polri di bawah kementerian, maka perintah Presiden untuk keamanan negeri ini akan lambat, karena melalui jenjang menteri baru ke Kapolri dan turun ke bawah,” jelasnya.
Selain dukungan terhadap posisi Polri, JPS juga menyatakan dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Asta Cita tersebut meliputi penguatan ideologi Pancasila, kemandirian bangsa, peningkatan lapangan kerja, penguatan SDM, hilirisasi industri, pembangunan dari desa, reformasi birokrasi, serta penyelarasan kehidupan harmonis dengan lingkungan.
“Jelas Asta Cita Presiden itu bertujuan untuk kemakmuran rakyat, maka kita semua wajib mendukung itu,” tegas Adrian.
Senada dengan Adrian, penasehat JPS, Novrianto, menambahkan, perintah langsung akan mempengaruhi kinerja sebuah lembaga.
“Bayangkan saja kalau Polri dan TNI harus mendapat perintah berjenjang, tentu semua akan bertele-tele,” kata Novrianto.
Novrianto juga sependapat dengan Adrian untuk mendukung penuh Asta Cita Presiden demi kemakmuran rakyat dan kondusifitas negeri.






