Irman Gusman Dorong Investor Gairahkan Surfing Mentawai Mendunia

oleh -168 Dilihat
iven-surfing-dunia-2026,-irman-gusman-siap-hadirkan-‘tsunami’-investor-ke-mentawai
Iven Surfing Dunia 2026, Irman Gusman Siap Hadirkan ‘Tsunami’ Investor ke Mentawai

Mentawai – Kabupaten Kepulauan Mentawai bersiap menyambut gelaran Iven Surfing 2026 dengan harapan dapat memulihkan sektor pariwisata bahari. Dukungan pun datang dari Anggota DPD RI, Irman Gusman, yang menjanjikan kedatangan investor untuk mendukung acara tersebut.

Rinto Wardana Samaloisa, Bupati Kepulauan Mentawai, menyampaikan bahwa Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, akan menjadi pusat kegiatan surfing pada tahun 2026. Desa ini dikenal dengan ombaknya yang menantang dan menjadi daya tarik bagi peselancar dari seluruh dunia. “Para peselancar dunia sudah lama merindukan kompetisi kembali di Mentawai,” ujarnya saat pertemuan dengan masyarakat dan tokoh agama di Desa Bosua, Kamis (16/10/2025). Ia menambahkan, “Kami menyiapkan iven ini dengan semangat tinggi. Direncanakan Juli 2026, dan ini menjadi momentum besar bagi Mentawai.”

Pemerintah Kabupaten Mentawai, menurut Rinto, terus berupaya meningkatkan infrastruktur, akomodasi, dan jaringan komunikasi untuk mendukung kelancaran acara. “Tidak semua tamu bisa menginap di resort karena kapasitas terbatas,” jelasnya. “Kita butuh pembangunan hotel, penginapan, serta infrastruktur pendukung lainnya. Karena itu, kami mengundang Pak Irman Gusman untuk membantu menghadirkan investor ke Mentawai.”

Ketersediaan jaringan internet yang memadai dan akses jalan yang baik menuju lokasi acara juga menjadi perhatian utama. “Kalau mau streaming dan publikasi dunia, tentu sinyal harus kuat,” kata Rinto. “Jadi, kita butuh tambahan tower dan perbaikan jalan menuju Bosua.”

Irman Gusman, Anggota DPD RI dari Sumatera Barat, menyatakan kesiapannya untuk mendukung rencana besar Pemerintah Kabupaten Mentawai. Ia berjanji akan membantu mendatangkan investasi skala besar untuk memperkuat sektor pariwisata di daerah tersebut. “Kesiapan Mentawai harus ditingkatkan agar lebih baik lagi, dengan menyamakan persepsi bersama,” tegasnya. “Keindahan alam yang Tuhan berikan ini harus dijaga dan dikenalkan ke dunia.”

Menurut Irman, kolaborasi dan persatuan masyarakat adalah kunci untuk menjadikan Mentawai sebagai tujuan wisata global yang menarik. “Kita tidak bisa bekerja maksimal tanpa kebersamaan,” ujarnya. “Kita ini beragam, berbeda agama dan latar belakang, tapi tetap satu Indonesia. Mari bersama menyiapkan diri agar iven surfing ini benar-benar membawa Mentawai dikenal dunia.”

Irman berharap Mentawai dapat bersaing dengan destinasi surfing terkenal lainnya di dunia, seperti Hawaii. “Kita ingin, kalau orang menyebut surfing, mereka tidak hanya bicara Hawaii, tapi juga Mentawai,” pungkasnya.