Padang – Penunjukan kembali Indra Dt Rajo Lelo sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Barat dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga soliditas partai. Keputusan tersebut diambil untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan stabil menyusul pengunduran diri Arisal Aziz dari kursi ketua pada 9 Juni 2026 lalu.
Tokoh senior PAN, Guspardi Gaus, menekankan bahwa transisi kepemimpinan yang berhasil dituntaskan hanya dalam waktu lima hari tersebut membuktikan kuatnya harmonisasi di internal partai. Menurutnya, kecepatan proses pergantian ini menjadi sinyal positif bagi kesiapan PAN menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
“Buktinya setelah Arisal Aziz mundur dan untuk mencari penggantinya, proses pergantian kepemimpinan di tubuh PAN Sumbar berlangsung cepat dan tepat. Ini menunjukkan kuatnya konsolidasi internal partai,” ujar Guspardi.
Guspardi menambahkan bahwa terpilihnya kembali Indra Dt Rajo Lelo bukanlah keputusan instan. Penunjukan oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tersebut didasarkan pada rekam jejak dan pengalaman panjang sang ketua dalam memimpin partai. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan di PAN bersifat kolektif kolegial, sehingga figur pemimpin harus didukung oleh mesin organisasi yang kuat.
“Diangkat sebagai ketua DPW tidak ujug-ujug. Beliau sudah berpengalaman sebagai ketua dan memahami kepengurusan partai,” jelasnya.
Lebih lanjut, mantan anggota DPRD Sumbar tiga periode ini menyoroti pentingnya sinergi antara pengurus wilayah (DPW) dengan pengurus daerah (DPD) di tingkat kabupaten dan kota. Ia mendorong adanya perencanaan yang lebih matang agar PAN mampu mendulang suara maksimal dan memenangkan kursi pimpinan di Sumbar.
Terkait dinamika yang sempat muncul pascapergantian kepemimpinan, Guspardi menganggapnya sebagai proses demokrasi yang wajar dalam sebuah organisasi politik. Ia pun mengimbau seluruh kader untuk tetap tegak lurus terhadap garis komando partai.
“Dalam berpartai harus tegas, lurus, dan satu komando. Partai sifatnya vertikal. Apa yang diputuskan ketua umum, kita harus mendengar dan mengikuti,” tegasnya.






