Pekanbaru – SMA Negeri 14 Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial dengan mengumpulkan donasi wakaf dan infak sebesar Rp32.100.000. Dana tersebut diserahkan kepada Yayasan Tabungan Wakaf Umat (YTWU) untuk mendukung program-program keumatan.
Menurut Aslindawati, Kepala SMA Negeri 14 Pekanbaru, penggalangan dana ini merupakan hasil kolaborasi antara orang tua siswa, guru, dan seluruh pemangku kepentingan sekolah. “Alhamdulillah, hari ini kami telah menyerahkan wakaf dan infak dari SMA Negeri 14 Pekanbaru kepada Yayasan Tabungan Wakaf Umat,” ujarnya usai penyerahan donasi, Jumat (10/10/2025).
Aslindawati menambahkan bahwa dana yang terkumpul diharapkan dapat menjadi amal jariyah bagi para donatur dan mendukung program-program YTWU, seperti pembangunan pesantren dan yayasan sosial. Ia juga menyoroti semangat gotong royong yang memungkinkan pengumpulan dana dalam waktu singkat. “Orang tua murid sangat mendukung. Mereka paham bahwa ini adalah bentuk wakaf, infak, dan sedekah yang manfaatnya lebih luas dan bukan untuk kebutuhan sekolah,” jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan, SMA Negeri 14 Pekanbaru berencana menggelar Tabligh Akbar bekerja sama dengan YTWU, yang akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk berinfak dan berdonasi. “Insya Allah, tabligh akbar akan menjadi ajang syiar dan edukasi, sekaligus wadah untuk menebar kebaikan,” kata Aslindawati.
Ustadz Muhammad Hanafi, Sekretaris Yayasan Tabungan Wakaf Umat (YTWU), menerima langsung donasi tersebut dan menyampaikan apresiasinya. “Kami menerima sumbangan dari keluarga besar SMA Negeri 14 Pekanbaru. Dana yang terkumpul ini, insyaAllah, tidak akan digunakan untuk keperluan pribadi Ustadz Abdul Somad (UAS), tetapi akan dimanfaatkan untuk kebutuhan para santri fakir miskin dan kegiatan dakwah,” ungkapnya.
Hanafi juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini sejalan dengan komitmen yayasan dalam menjalankan amanah umat. Ia menambahkan bahwa jadwal ceramah UAS merupakan bagian dari agenda dakwah yang diatur oleh Yayasan Kampung Wakaf Umat. “Wujud kepedulian ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan inspirasi, tetapi juga pengingat bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan yayasan dakwah mampu melahirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” sebutnya. Donasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan santri dhuafa dan penyebaran dakwah Islam.






