Evi Yandri dan YPJI Selesaikan Keresahan Warga Nanggalo dengan Jemput ODGJ

oleh -145 Dilihat
evi-yandri-dan-ypji-selesaikan-keresahan-warga-nanggalo-dengan-jemput-odgj
Evi Yandri dan YPJI Selesaikan Keresahan Warga Nanggalo dengan Jemput ODGJ

Padang – Upaya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terus digencarkan di Kota Padang. Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri, bersama Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI), menindaklanjuti keluhan warga Nanggalo terkait keberadaan ODGJ yang meresahkan, Selasa (18/11/2025).

Mahyudin (62), yang dikenal dengan sapaan Amaik, warga Surau Gadang, Nanggalo, menjadi perhatian setelah perilakunya mengganggu ketertiban umum. Warga melaporkan bahwa Amaik seringkali berkeliaran tanpa busana, memasuki masjid hingga toilet perempuan, dan bahkan memperlihatkan kemaluannya di depan umum.

Menanggapi laporan warga, Evi Yandri segera berkoordinasi dengan YPJI untuk melakukan penjemputan. “Jadi semalam kita dapat laporan ada saudara kita, ODGJ yang perilakunya sudah meresahkan warga,” ujarnya usai penjemputan. “Ia sering telanjang, keluar masuk dan tidur di masjid, juga ke toilet perempuan. Bahkan juga memperlihatkan kemaluannya. Ini sudah cukup lama juga. Alhamdulillah sudah kita jemput. Akan kita rawat dan obati di YPJI.”

Proses penjemputan Amaik tidak berjalan mulus. Menurut laporan, Amaik sempat melarikan diri dan bersembunyi, memaksa Evi Yandri dan tim YPJI untuk melakukan pengejaran. Amaik akhirnya ditemukan di Pasar Siteba. Setelah dibujuk, ia bersedia dibawa ke YPJI yang berlokasi di Gunung Sarik, Padang, untuk mendapatkan perawatan.

“Alhamdulillah walaupun memang sempat butuh perjuangan menjemput Amaik, akhirnya bisa selesai,” kata Evi Yandri. “Bagaimana pun ODGJ ini saudara kita, sesama manusia. Kami akan memperlakukannya sebagai saudara.”

Lurah Surau Gadang, Nanggalo, Andrika Sari, turut mendampingi proses penjemputan dan menyampaikan apresiasinya atas tindakan cepat yang dilakukan oleh Evi Yandri dan YPJI. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang dilakukan Pak Evi Yandri bersama tim YPJI,” tuturnya. “Penjemputan ODGJ untuk dirawat ini sangat membantu penyelesaian keresahan warga kami.”

YPJI, yayasan sosial yang didirikan oleh Evi Yandri dan rekan-rekannya sejak 2014, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pasien. Ketua Yayasan YPJI, Syafrizal, menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam proses penyembuhan. “Kami sangat yakin perawatan dan pengobatan pasien bukan hanya tentang medis tapi juga pendekatan psikologis dan spiritual,” jelasnya.

Pasien di YPJI mendapatkan terapi medis, rehabilitasi spiritual, pelatihan fisik, dan pengembangan keterampilan. Yayasan ini juga memberikan pelatihan keterampilan seperti membuat kue, otomotif, dan barber shop bagi pasien yang menunjukkan kemajuan.