Pulau Punjung – Upaya percepatan ekonomi melalui sektor pertanian dan perkebunan di Dharmasraya kini didukung penuh dengan masifnya pembangunan infrastruktur jalan serta jembatan. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah menggulirkan dana sebesar Rp63,6 miliar pada tahun 2026 untuk memuluskan akses logistik masyarakat di berbagai wilayah.
Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, menegaskan bahwa langkah ini merupakan prioritas Bupati Annisa Suci Ramadhani guna memangkas hambatan konektivitas. Dengan infrastruktur yang memadai, mobilitas warga diharapkan meningkat sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi dari tingkat akar rumput.
“Komitmen Ibu Bupati adalah menghadirkan infrastruktur berkualitas untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Zakirman di Pulau Punjung, Jumat (26/6/2026).
Saat ini, sejumlah titik krusial tengah dikebut pengerjaannya. Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, merinci bahwa fokus pembangunan mencakup empat ruas jalan strategis, termasuk akses menuju RSUD Sungai Dareh dan jalur penghubung antar-wilayah seperti Sitiung serta Sungai Rumbai.
Progres di lapangan terpantau cukup menggembirakan. Sebagian ruas jalan telah menyentuh angka pengerjaan fisik di atas 44 persen, sementara pembangunan jembatan seperti Jembatan Sungai Pinang bahkan telah mencapai progres 58,954 persen.
Selain Jembatan Sungai Pinang, proyek jembatan lainnya yang sedang digenjot meliputi Jembatan Batang Mimpi dan Jembatan Sungai Duo. Pihak Dinas PUPR terus memantau ketat agar seluruh proyek dapat rampung tepat waktu sesuai perencanaan.
Pemerintah daerah berharap, tuntasnya pembangunan infrastruktur ini akan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga. Kelancaran distribusi hasil tani menjadi target utama agar roda ekonomi masyarakat Dharmasraya terus berputar secara berkelanjutan.






