BPH Migas Tambah Kuota Bio Solar Sumbar, Gubernur Usulkan!

oleh -160 Dilihat
usulan-penambahan-kuota-dari-gubernur-sumbar-direspon-positif-bph-migas,-kuota-bio-solar-sumbar-bertambah-sekitar-70-ribu-kl
Usulan Penambahan Kuota dari Gubernur Sumbar Direspon Positif BPH Migas, Kuota Bio Solar Sumbar Bertambah Sekitar 70 Ribu KL

Padang – Masyarakat Sumatera Barat dapat bernapas lega setelah Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyetujui penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar untuk wilayah tersebut. Penambahan ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa usulan penambahan kuota ini telah diajukan sejak Agustus lalu. “Kita sudah surati BPH Migas sejak Agustus lalu, dan alhamdulillah, usulan itu dikabulkan,” ujarnya di Padang, Sabtu (11/10/2025). Ia menambahkan, penambahan kuota Bio Solar Sumbar terhitung mulai awal Oktober mencapai sekitar 70 ribu kilo liter. “Insyaallah, dengan adanya tambahan ini, akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun,” imbuhnya.

Dengan adanya penambahan ini, total alokasi Bio Solar untuk Sumatera Barat menjadi sekitar 566.000 kilo liter, meningkat sekitar 15% dari kuota sebelumnya yang sebesar 497.874 kilo liter. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan bahwa koordinasi dengan Pertamina terus dilakukan untuk mempercepat distribusi ke seluruh SPBU.

“Kita berharap, Pertamina segera mendistribusikannya secara merata ke seluruh SPBU, agar antrean panjang di SPBU dapat terurai dalam waktu dekat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tutur Mahyeldi. Pemerintah daerah berjanji akan terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran distribusi.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Pertamina setelah keputusan penambahan kuota diterbitkan. “Karena keputusan baru keluar pada awal Oktober, tentu perlu waktu untuk penyesuaian teknis pengiriman. Namun, insyaallah dalam waktu dekat pasokan akan normal dan antrean di SPBU berangsur hilang,” jelasnya.

Penambahan kuota Bio Solar ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat, terutama petani, nelayan, dan pelaku usaha transportasi yang selama ini mengandalkan BBM bersubsidi.