Bakti BCA Cegah Stunting: Kampanye Edukasi di Padang Pariaman

oleh -190 Dilihat
bakti-bca-gelar-kampanye-“ayo-cegah-stunting”-di-nagari-guguak-kabupaten-padang-pariaman
Bakti BCA Gelar Kampanye “Ayo Cegah Stunting” di Nagari Guguak Kabupaten Padang Pariaman

Padang Pariaman – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA meluncurkan kampanye “Ayo Cegah Stunting” (ACS) di Nagari Guguak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pencegahan stunting berbasis masyarakat dan mendorong perubahan perilaku gizi serta kesehatan yang berkelanjutan.

Program ACS, yang telah berjalan sejak 2024, berfokus pada pemetaan kondisi wilayah, peningkatan kapasitas masyarakat, pelibatan tokoh lokal, serta edukasi gizi dan kesehatan. Pada 2025, program ini diperluas dengan peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan sistem digital untuk pemantauan, dan penguatan peran remaja sebagai agen perubahan. Kampanye serupa juga digelar di Desa Taman Indah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menekankan bahwa pencegahan stunting memerlukan proses jangka panjang dan perubahan perilaku di tingkat keluarga serta komunitas. Melalui ACS, Bakti BCA berupaya memperkuat kapasitas dan kemandirian masyarakat dari masa kehamilan hingga remaja, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran dan menciptakan perubahan perilaku holistik.

Dalam rangkaian kampanye di Nagari Guguak, Bakti BCA meluncurkan _dashboard_ monitoring Program Ayo Cegah Stunting. Sistem digital ini dirancang untuk membantu kader Posyandu dan tenaga kesehatan mencatat, memantau, dan menganalisis pertumbuhan anak secara akurat, serta mendeteksi risiko stunting sejak dini. _Dashboard_ ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah untuk intervensi yang lebih tepat sasaran.

Selain itu, Bakti BCA menyalurkan dua unit alat _fetal monitor_ kepada Puskesmas Kayu Tanam di Nagari Guguak dan Puskesmas Pringgarata di Desa Taman Indah. Bantuan ini bertujuan memperkuat pemantauan kesehatan ibu hamil dan mendukung deteksi dini potensi risiko kehamilan.

Kampanye ini juga mencakup ajakan minum tablet tambah darah dan pemberian apresiasi kepada pihak yang terlibat aktif dalam program, termasuk _local champion_, kader Posyandu, serta peserta Sekolah Lapangan Isi Piringku dalam Pekaranganku dan Sekolah Lapangan Remaja. Para peserta Sekolah Lapangan Remaja dikukuhkan sebagai Duta Stunting Remaja.Padang Pariaman – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA meluncurkan kampanye “Ayo Cegah Stunting” (ACS) di Nagari Guguak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pencegahan stunting berbasis masyarakat dan mendorong perubahan perilaku gizi serta kesehatan yang berkelanjutan.

Program ACS, yang telah berjalan sejak 2024, berfokus pada pemetaan kondisi wilayah, peningkatan kapasitas masyarakat, pelibatan tokoh lokal, serta edukasi gizi dan kesehatan. Pada 2025, program ini diperluas dengan peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan sistem digital untuk pemantauan, dan penguatan peran remaja sebagai agen perubahan. Kampanye serupa juga digelar di Desa Taman Indah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan bahwa pencegahan stunting memerlukan proses jangka panjang dan perubahan perilaku di tingkat keluarga serta komunitas. Melalui ACS, Bakti BCA berupaya memperkuat kapasitas dan kemandirian masyarakat dari masa kehamilan hingga remaja, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran dan menciptakan perubahan perilaku holistik.

Dalam rangkaian kampanye di Nagari Guguak, Bakti BCA meluncurkan _dashboard_ monitoring Program Ayo Cegah Stunting. Sistem digital ini dirancang untuk membantu kader Posyandu dan tenaga kesehatan dalam mencatat, memantau, dan menganalisis pertumbuhan anak secara cepat dan akurat. _Dashboard_ ini diharapkan dapat mendeteksi risiko stunting sejak dini dan memperkuat kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah.

Selain penguatan sistem pemantauan, Bakti BCA juga menyalurkan dua unit alat _fetal monitor_. Satu unit diserahkan kepada Puskesmas Kayu Tanam di Nagari Guguak, Padang Pariaman, dan satu unit lagi untuk Puskesmas Pringgarata di Desa Taman Indah, Lombok Tengah. Bantuan ini bertujuan memperkuat pemantauan kesehatan ibu hamil dan meningkatkan kualitas pemeriksaan janin di kedua wilayah intervensi.