GMNI Pariaman Gelar Kaderisasi, Bentuk Pemimpin Berintegritas

oleh -118 Dilihat
gmni-kota-pariaman-gelar-kaderisasi-tingkat-dasar
GMNI Kota Pariaman Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar

Pariaman – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Pariaman menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) yang bertujuan untuk memperkuat ideologi dan semangat revolusioner di kalangan mahasiswa. Acara yang diikuti oleh 20 peserta ini dibuka secara resmi di Balairung Pendopo Walikota Pariaman pada Senin (14/7).

Fokus utama dari KTD ini adalah menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan kepada para calon kader. Kepala Kesbangpol Kota Pariaman, Feri Ferdian Bagindo Putra, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif GMNI dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Kaderisasi yang mengangkat tema Menjadikan Burak Tabuik Sebagai Inkubator Kader yang Ideoligis dan Revolusioner ini hendaknya bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting untuk melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas, memiliki rasa nasionalisme, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Feri Ferdian juga menyoroti peran penting mahasiswa sebagai agen perubahan dan pengawas sosial. Ia menekankan pentingnya sikap kritis yang konstruktif dari mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. “Manfaatkanlah momentum KTD ini sebaik-baiknya. Ikuti setiap materi dan diskusi dengan penuh antusiasme. Berani bertanya, berani berpendapat, dan berani mengkritik secara konstruktif,” tambahnya.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) GMNI Kota Pariaman, Mael Yunus, menjelaskan bahwa KTD ini akan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membentuk kader yang militan dan berintegritas. “KTD GMNI Kota Pariaman ini akan berlangsung selama tiga hari, mencakup berbagai kegiatan seperti diskusi, simulasi, dan materi lapangan, dengan tujuan membentuk kader yang militan dan berintegritas,” jelasnya.

Mael Yunus juga menambahkan bahwa materi yang diberikan meliputi sejarah perjuangan bangsa, ideologi marhaenisme, wawasan kebangsaan, serta keterampilan advokasi dan kepemimpinan. “Kaderisasi tingkat dasar merupakan fondasi penting untuk membangun gerakan yang kokoh. Ini adalah saat menanamkan nilai-nilai perjuangan, semangat kebersamaan, dan cinta tanah air,” ungkapnya.

Sebagai informasi, GMNI merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa. Organisasi ini didirikan pada 23 Maret 1954 di Surabaya, sebagai hasil penggabungan tiga organisasi mahasiswa yang memiliki visi yang sama. “KTD GMNI merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, ideologi Marhaenisme Bung Karno, serta semangat nasionalisme kepada para calon kader,” pungkas Mael Yunus.