Sekolah Rakyat Padang Gelar MPLS, Wawako Motivasi Siswa Baru

oleh -161 Dilihat
sekolah-rakyat-dimulai-di-padang,-siswa-kurang-mampu-akhirnya-bersekolah
Sekolah Rakyat Dimulai di Padang, Siswa Kurang Mampu Akhirnya Bersekolah

Padang – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 4 Padang memulai tahun ajaran baru dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berfokus pada pembentukan karakter siswa. Kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) ini, pada Senin (14/7), melibatkan ratusan siswa baru dari berbagai kecamatan di Kota Padang.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memberikan motivasi kepada para siswa baru. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang dicanangkan pemerintah pusat. “Program Sekolah Rakyat yang dicanangkan pemerintah pusat sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan kota ini sebagai Kota Pintar,” ujarnya. Pemerintah Kota Padang bahkan berkomitmen untuk menyediakan lahan seluas minimal 6,5 hektare untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Menurut Maigus, pendidikan di Sekolah Rakyat menawarkan berbagai keuntungan bagi siswa, termasuk biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah dan kesempatan untuk memperluas jaringan pertemanan. Ia berpesan kepada para siswa untuk tetap semangat dan bertekad menjadi generasi emas, meskipun jauh dari keluarga. “Hari ini adalah awal perjuangan. Walaupun jauh dari keluarga, kita harus tetap semangat. Bertekadlah menjadi generasi emas. Bangun silaturahmi, jaga disiplin,” katanya.

Kepala BBPPKS, Nuryadi, menjelaskan bahwa setelah MPLS, siswa akan melakukan registrasi ulang dan pemeriksaan kesehatan. Mereka juga akan diperkenalkan dengan guru, kepala sekolah, wali asrama, serta lingkungan sekolah. Kurikulum yang digunakan tetap mengacu pada kurikulum nasional, namun dengan penekanan pada penguatan pendidikan karakter melalui sistem boarding school. “Untuk penguatan karakter, kami bekerja sama dengan unsur TNI agar anak-anak memiliki jiwa korsa dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang, Azizah Batubara, menambahkan bahwa saat ini terdapat 149 siswa yang terdaftar, berasal dari 11 kecamatan di Kota Padang. “Saat ini jumlah siswa sebanyak 149 orang, satu orang telah mengundurkan diri, dalam waktu dekat akan kita cari penggantinya. Kami memiliki 11 guru, 2 wali asuh, 2 wali asrama, satu operator, satu bendahara, dan satu tenaga tata usaha,” ungkapnya. Para siswa juga akan dibekali dengan program penguatan bakat dan minat, serta mengikuti berbagai kegiatan intra maupun ekstrakurikuler. Saat ini, sekolah masih berkoordinasi dengan Kementerian Agama untuk penyediaan guru khusus mata pelajaran Agama.