Pemko Padang Gencarkan Layanan Sedot Lumpur Tinja Terjadwal di Kawasan Padat

oleh -22 Dilihat
Petugas Dinas PUPR Kota Padang sedang melakukan penyedotan limbah tangki septik warga di kawasan padat penduduk.

Padang – Pemerintah Kota Padang menggencarkan uji coba Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) untuk meningkatkan standar kesehatan lingkungan dan sanitasi perkotaan.

Program yang dikelola UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik Dinas PUPR ini memasuki hari ketiga pelaksanaan pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan penyedotan limbah domestik menyasar kawasan hunian padat di Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara.

Kepala Bidang Pelaksana Teknis Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Padang, Khairunnas, meninjau langsung proses penyedotan di lokasi.

“Ini merupakan hari ketiga uji coba,” ujar Khairunnas.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memiliki pelanggan di Jalan Hamka.

Khairunnas berharap program ini menjadi langkah awal menuju sistem sanitasi yang lebih aman serta berkelanjutan.

Program LLTT berfokus menjaga teknis tangki septik warga agar tidak mencemari air tanah.

Selain itu, pemerintah ingin memastikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja beroperasi secara maksimal.

Pendamping Implementasi LLTT Sumatera Barat dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah, Nardi, menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis.

Menurut Nardi, langkah ini krusial untuk mengejar target sanitasi aman sebesar 24 persen di Kota Padang.

“Tujuannya adalah menjaga keberfungsian tangki septik penduduk dan infrastruktur IPLT yang telah dibangun,” kata Nardi.

Pemerintah kota kini mendorong perubahan paradigma masyarakat agar tidak lagi menunggu tangki septik penuh untuk melakukan penyedotan.

Idealnya, warga melakukan pembersihan secara preventif setiap dua hingga tiga tahun sekali.

Warga Kelurahan Air Tawar, Rina Erlisa, mengaku terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap dalam melayani kebutuhan sanitasi rumah tangga.

“Hari ini rumah saya telah disedot WC-nya melalui bantuan dari Pemko Padang,” ucap Rina.

Pemerintah Kota Padang berharap uji coba ini segera bertransformasi menjadi layanan rutin bagi masyarakat.

Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama agar target sanitasi aman di ibu kota Sumatera Barat ini terwujud secara menyeluruh.