Pemkab Limapuluh Kota Lestarikan Budaya Lewat Festival 2026

oleh -29 Dilihat
wabup-limapuluh-kota-buka-lomba-dan-festival-seni-budaya-tingkat-sd-dan-smp-se-kabupaten-limapuluh-kota
Wabup Limapuluh Kota Buka Lomba dan Festival Seni Budaya Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Limapuluh Kota

Limapuluh Kota – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota berkomitmen mendokumentasikan warisan cerita rakyat ke dalam bentuk buku melalui ajang Lomba dan Festival Seni Budaya 2026. Inisiatif ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk menjaga kelestarian kearifan lokal agar tetap dapat diakses oleh generasi mendatang.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, secara resmi membuka festival tersebut pada Senin (03/08/2026). Ia menekankan bahwa budaya tidak boleh hanya berhenti pada penampilan seni semata, melainkan harus diperkuat melalui literasi tertulis.

“Dengan kegiatan ini kita akan dikenal sebagai daerah yang berbudaya melalui tulisan dan lainnya, budaya tidak hanya tampilan saja,” tegas Ahlul.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, Antoni, menjelaskan bahwa festival ini telah bergulir sejak Rabu lalu dan akan berakhir pada Kamis mendatang. Sejumlah kompetisi yang digelar mencakup penulisan cerita rakyat, bercerita legenda Minang, hingga Badendang Minang.

“Rangkaian kegiatan telah kita mulai sejak Rabu lalu, dan akan berakhir Kamis nanti. Kegiatan ini dalam rangka melestarikan budaya yang kita miliki,” ujar Antoni.

Antoni menambahkan, seluruh karya tulis cerita rakyat yang terkumpul akan dibukukan sebagai dokumentasi literasi daerah. Langkah ini bertujuan agar kisah-kisah legendaris seperti Sampelong Sati, Keramat Tuanku Taram, hingga Malin Kundang tidak hilang ditelan zaman.

Untuk menjaga keaslian nilai-nilai lokal, pihak panitia juga menerapkan standar penilaian yang ketat. Seluruh peserta lomba bercerita diwajibkan menggunakan Bahasa Minangkabau yang asli, bukan sekadar terjemahan dari Bahasa Indonesia.