Pemko Padang Sediakan 700 Vaksin Gratis Cegah PMK

oleh -9 Dilihat
pemko-padang-gencarkan-vaksinasi-pmk-gratis-untuk-lindungi-hewan-ternak
Pemko Padang Gencarkan Vaksinasi PMK Gratis untuk Lindungi Hewan Ternak

Padang – Mengantisipasi ancaman kerugian akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Dinas Pertanian Kota Padang memperketat perlindungan ternak warga. Sebanyak 700 dosis vaksin kini disiapkan secara gratis untuk memutus rantai penularan virus pada hewan berkuku belah.

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kota Padang, drh. Yasir Irawan, menyebut mobilitas perdagangan ternak dari luar daerah, terutama Sumatera Utara, menjadi pemicu utama masuknya virus. Vaksinasi pun menjadi garda terdepan untuk menjaga kesehatan populasi ternak lokal.

Yasir menjelaskan, peternak harus mewaspadai gejala klinis PMK yang menyerang mulut dan kaki hewan. Jika terlambat ditangani, kondisi ternak bisa memburuk hingga berujung pada potong paksa.

“Gejala klinis pada mulut ditandai dengan munculnya lepuh mirip sariawan dan produksi air liur berlebihan. Sementara pada kuku, terjadi luka di celah kuku yang berpotensi mengelupas dan memicu belatung jika terlambat ditangani,” ujar Yasir di Padang, Selasa (7/7/2026).

Untuk menjamin efektivitas vaksinasi, terdapat sejumlah syarat ketat bagi hewan ternak. Hewan harus dalam kondisi sehat, berumur di atas tiga bulan, tidak sedang bunting, dan telah beradaptasi minimal satu minggu di lokasi baru.

Pihak dinas mencatat, respons peternak di Kota Padang saat ini jauh lebih proaktif dibandingkan awal kemunculan wabah pada 2022. Masyarakat kini lebih tenang dan kooperatif dalam melaporkan indikasi penyakit.

“Setiap kali ada laporan indikasi kasus dari masyarakat, tim penanganan medis dari UPT Puskeswan maupun Bidang Kesehatan Hewan akan langsung diterjunkan ke lapangan guna melakukan penanganan terpadu secara cepat,” tegas Yasir.

Pemerintah Kota Padang terus menyiagakan tim medis sebagai langkah preventif. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi peternak dari risiko kerugian akibat serangan PMK.