Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian sebagai strategi utama menghadapi ancaman perubahan iklim dan krisis tenaga kerja. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan benih unggul kepada puluhan kelompok tani di Nagari Sitiung, Senin (22/6/2026).
Bantuan yang disalurkan mencakup 14 unit traktor, yang terdiri dari 10 unit traktor roda dua dan 4 unit traktor roda empat. Selain alsintan, pemerintah juga menggulirkan hampir 96 ton benih padi yang didistribusikan dalam dua tahap untuk mendukung produktivitas lahan seluas ribuan hektare.
Bupati Dharmasraya menekankan bahwa transformasi menuju metode pertanian modern kini menjadi kebutuhan mendesak bagi para petani. Inovasi ini diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan lahan.
“Di tengah tantangan perubahan iklim dan kenaikan biaya produksi, transformasi menuju pertanian modern adalah sebuah keharusan,” tegas Bupati saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak sekadar diukur dari banyaknya bantuan yang diberikan, melainkan sejauh mana dampak ekonomi yang dirasakan oleh para petani. Bupati menginstruksikan agar kelompok tani mengelola bantuan tersebut secara profesional sebagai modal pembangunan pertanian daerah.
Dukungan pemerintah ini pun mendapat sambutan hangat dari pemerintah nagari setempat. Wali Nagari Sitiung, Julisman, menilai bantuan tersebut merupakan suntikan energi baru bagi petani lokal.
“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian dan menjaga ketahanan pangan daerah,” ujar Julisman.
Guna memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan berdaya guna, Bupati telah memerintahkan Dinas Pertanian serta penyuluh lapangan untuk melakukan pengawasan dan pendampingan secara intensif kepada seluruh kelompok tani penerima manfaat.






