PMI Sumbar Bagikan 500 Paket School Kit ke Siswa SD Tanah Datar

oleh -22 Dilihat
pmi-sumatera-barat-serahkan-500-paket-school-kit-kepada-siswa-sd-di-tanah-datar
PMI Sumatera Barat Serahkan 500 Paket School Kit kepada Siswa SD di Tanah Datar

Tanah Datar – Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat menyalurkan 500 paket school kits kepada siswa sekolah dasar terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar. Bantuan tersebut diserahkan di SD Negeri 07 Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kamis (4/6/2026).

Bantuan yang berasal dari Hong Kong Red Cross itu dialokasikan untuk anak-anak di tiga kecamatan terdampak bencana, yakni Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.

Ketua PMI Sumatera Barat, H. Aristo Munandar, mengatakan bantuan itu merupakan bagian dari total 1.500 paket school kits yang dikirim Hong Kong Red Cross untuk Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, Tanah Datar mendapat jatah untuk tiga kecamatan sasaran.

“Tanah Datar mendapat tiga kecamatan sasaran, yaitu Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto,” ujar Aristo saat penyerahan bantuan.

Ia menjelaskan, 1.500 paket tersebut dibagi untuk tiga daerah terdampak bencana di Sumbar, yaitu Agam, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan. Penyaluran dilakukan berdasarkan usulan PMI kabupaten masing-masing dengan sistem by name by school agar bantuan tepat sasaran.

“Semua paket ini langsung dikirimkan oleh donatur ke PMI Sumbar dan tiap paket lebih kurang bernilai Rp500 ribu,” katanya.

Aristo menambahkan, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Hong Kong Red Cross terhadap pemulihan pendidikan pascabencana di Sumatera Barat. Ia berharap perlengkapan sekolah itu dapat menjaga semangat belajar anak-anak di daerah terdampak.

Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan, menyebut seluruh 1.500 paket bantuan telah selesai disalurkan hingga 4 Juni 2026.

“Per hari ini seluruh bantuan sudah tersalurkan ke Agam, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan sesuai data penerima yang telah diajukan,” ujarnya.

Ketua PMI Tanah Datar, Lise Eka Putra, menyampaikan apresiasi kepada PMI Sumbar dan Hong Kong Red Cross atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Sumbar, khususnya kepada Hong Kong Red Cross atas kepeduliannya kepada warga Tanah Datar yang terdampak bencana, terutama di Batipuh, X Koto, dan Batipuh Selatan,” kata Lise.

Ia mengatakan, pemerintah daerah bersama berbagai pihak masih berupaya menyiapkan hunian tetap bagi para penyintas. Namun, untuk wilayah Malalo, pembangunan huntap menghadapi kendala karena sebagian besar kawasan tersebut masuk zona rawan bencana.

“Untuk Malalo, hunian tetap terpaksa dibangun di daerah lain karena hampir 90 persen wilayahnya berada di zona merah,” ujarnya.

Lise juga menyebut kebutuhan hunian tetap masih besar karena bantuan yang ada belum mampu menampung seluruh penyintas. Ia mengatakan dukungan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan.

“Kami masih memerlukan bantuan untuk pembangunan hunian tetap karena bantuan huntap dari BNPB masih terbatas,” katanya.

Penyerahan bantuan school kits itu turut dihadiri Ketua PMI Tanah Datar Lise Eka Putra, Camat Batipuh Selatan Edward, Wali Nagari Malalo, serta para kepala sekolah dasar dari tiga kecamatan penerima bantuan.

Melalui bantuan perlengkapan sekolah tersebut, anak-anak terdampak bencana diharapkan kembali bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung.