PLN Pulihkan Pembangkit Listrik Sumatera Bertahap

oleh -36 Dilihat
pln-pastikan-pembangkit-listrik-di-sumatera-kembali-beroperasi-secara-bertahap
PLN Pastikan Pembangkit Listrik di Sumatera Kembali Beroperasi Secara Bertahap

Padang – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera setelah gangguan sistem kelistrikan terjadi sejak Jumat malam (22/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026). Gangguan itu menyebabkan pasokan listrik terganggu di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, indikasi awal gangguan berasal dari ruas transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai, Jambi. Menurut dia, cuaca buruk diduga menjadi pemicu utama yang membuat sistem transmisi keluar dari jaringan kelistrikan Sumatera.

“PT PLN (Persero) memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh atas ketidaknyamanan ini,” ujar Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Darmawan menjelaskan, gangguan pada transmisi itu memicu guncangan pada sejumlah pembangkit listrik. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan ketidakseimbangan beban dan mendorong kenaikan frekuensi serta tegangan listrik secara drastis.

Akibatnya, sejumlah pembangkit otomatis keluar dari sistem atau padam untuk melindungi jaringan. “Dalam istilah publik, pembangkitnya secara otomatis padam untuk melindungi sistem,” katanya.

PLN kini mengerahkan seluruh tim teknis untuk memulihkan sistem kelistrikan secara bertahap. Sejumlah pembangkit yang memiliki waktu start-up cepat, seperti pembangkit hidro dan gas, sudah kembali beroperasi sejak Jumat malam.

Darmawan menuturkan, aliran listrik di wilayah Sumatera bagian selatan, tengah, hingga utara mulai berangsur pulih. Meski begitu, pemulihan penuh masih membutuhkan waktu karena pembangkit berbasis PLTU batu bara memerlukan proses sinkronisasi yang lebih lama.

“Sebagian PLTU batu bara sudah mulai kami nyalakan sejak pukul 03.00 pagi tadi. Kami terus berupaya agar seluruh pembangkit dapat kembali beroperasi normal dan tersambung ke sistem kelistrikan Sumatera secepat mungkin,” pungkasnya.