Pesisir Selatan – Ketua Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan, M. Adli, menegaskan sejumlah agenda penting saat memimpin rapat pengurus di sekretariat KONI Pessel, komplek GOR H. M. Zein Painan, Kecamatan IV Jurai, Sabtu (18/4/2026). Pertemuan itu membahas persiapan kerja organisasi hingga rencana menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada 2 Oktober 2026.
Rapat dipimpin Wakasek 1 Afrizon dan dihadiri Bendahara Umum Dison Kurnia Ilahi bersama jajaran pengurus KONI Pesisir Selatan. Dalam forum tersebut, pengurus membahas empat poin utama, yakni pembentukan panitia Rakerkab KONI Pessel 2026, penyusunan draft program kerja prioritas tahun 2026, penentuan tempat dan tanggal pelaksanaan Rakerkab, serta sejumlah hal lain yang dinilai perlu.
M. Adli mengatakan, rapat pengurus tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk menampung saran, masukan, dan gagasan dari para pengurus serta kepala bidang demi kemajuan KONI Pessel.
Ia juga menyampaikan bahwa pada 14 April 2026, Pemkab Pessel melalui Disparpora telah menyalurkan dana hibah sebesar Rp300 juta untuk mendukung operasional KONI Pessel pada 2026.
“Dana operasional KONI Pessel tahun 2026 untuk mendukung kegiatan operasional KONI Pessel, juga akan dialokasikan untuk dana pembinaan cabang olahraga KONI Pessel,” ujarnya.
Terkait pencairan dana pembinaan cabang olahraga, M. Adli meminta pengurus cabor menyampaikan usulan dana pembinaan beserta rekening Bank Nagari. KONI Pessel juga akan menyiapkan tim monitoring untuk melakukan peninjauan lapangan.
Ia mengingatkan masing-masing bidang agar segera menyiapkan program kerja KONI Pessel tahun 2026. Seluruh usulan, masukan, dan saran akan dibahas dalam rapat kerja KONI Pessel pada Mei 2026 untuk disepakati bersama.
Dalam pembahasan Porprov, M. Adli menjelaskan kesiapan KONI Pessel sebagai salah satu kabupaten/kota di Sumatera Barat untuk menjadi tuan rumah. Sejauh ini, dua cabang olahraga telah memperoleh kesepakatan dan persetujuan, yakni takraw dan catur. Sementara itu, dayung dan silat juga diusulkan masuk dalam daftar cabang yang dipertimbangkan.
Di sisi lain, Bendum KONI Pessel Dison Kurnia Ilahi menyebut pihaknya akan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pengurus dan atlet.
Menutup rapat, Wakasek 1 Afrizon mengajak seluruh pengurus KONI Pessel meluangkan waktu datang ke sekretariat minimal dua kali dalam sepekan agar koordinasi organisasi berjalan lebih optimal.






