Mahyeldi Tinjau, Minta Percepat Pendataan Dampak Bencana di Agam

oleh -251 Dilihat
gubernur-mahyeldi-tinjau-lokasi-terdampak-bencana-di-nagari-pagadih,-kecamatan-palupuah,-kabupaten-agam
Gubernur Mahyeldi Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam

Palupuh – Bantuan darurat mengalir ke Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi meninjau langsung lokasi terdampak pada Minggu (14/12/2025), memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.

Bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem sejak 23 November 2025 itu menyebabkan setidaknya empat titik longsor, memutus akses jalan dan merusak puluhan rumah serta lahan pertanian.

“Pemerintah melalui BNPB akan membangun hunian sementara bagi masyarakat terdampak agar mereka dapat kembali hidup dengan aman dan layak,” kata Mahyeldi saat meninjau lokasi.

Fokus utama saat ini adalah pendataan kerusakan dan penyediaan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah nagari dan pemerintah kabupaten.

“Pendataan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, dan wali nagari kami minta proaktif berkoordinasi,” ujarnya.

Menurut Wali Nagari Pagadih, Aliwar, akses jalan utama mulai pulih dan dapat dilalui kendaraan roda empat, setelah sebelumnya hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua. “Saat ini, empat unit alat berat masih dikerahkan untuk membersihkan material longsor,” jelasnya.

Bantuan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, lauk pauk, makanan bergizi untuk anak-anak, family kit, air mineral, mi instan, selimut, dan kasur diserahkan langsung kepada warga terdampak di Kantor Wali Nagari Pagadih.

Penyerahan bantuan ini disaksikan oleh pejabat pemerintah daerah dan warga setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumbar, Ahmad Zakri; Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar, Nolly Eka Mardianto; serta Camat Palupuah, Nongrianto.