Tim Gurila Injourney Airport Menembus Banjir untuk Bantu Warga di Kampung Terisolasi

oleh -275 Dilihat
tim-gurila-injourney-airport-menembus-banjir-untuk-bantu-warga-di-kampung-terisolasi
Tim Gurila Injourney Airport Menembus Banjir untuk Bantu Warga di Kampung Terisolasi

Padang – Di tengah duka mendalam akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, tim GURILA InJourney Airports menunjukkan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan kepada para korban. Meskipun hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut, semangat kemanusiaan para relawan tidak surut.

Bencana yang mencapai puncaknya pada 28-30 November lalu, mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan isolasi di sejumlah wilayah. Akses jalan terputus dan rumah-rumah terendam, memaksa warga mengungsi.

Menyikapi situasi darurat ini, PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bergerak cepat dengan mendirikan Posko Bencana Banjir dan Longsor pada 28 November, yang berlokasi di depan gerbang BIM. Posko ini berfungsi sebagai pusat pendataan dan koordinasi bantuan dari berbagai pihak.

Tim GURILA InJourney Airports, yang berasal dari berbagai daerah seperti Pekanbaru dan Cengkareng, menghadapi tantangan berat di lapangan. Akses yang sulit dan cuaca yang tidak menentu tidak menghalangi mereka untuk menyalurkan bantuan berupa sembako, selimut, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan darurat lainnya.

Kehadiran tim GURILA memberikan secercah harapan bagi para penyintas. Mereka tidak hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga meluangkan waktu untuk berinteraksi dan memberikan dukungan moral.

Menurut CSR BIM Fenny, Jumat (12/12-2025), “Tim GURILA InJourney kami dan relawan tidak sekadar datang membagikan logistik; mereka menyempatkan diri berbincang, mendengar keluh kesah, sekaligus memberi semangat agar warga tetap kuat menghadapi situasi sulit ini.”

Penyaluran bantuan dilakukan secara berulang, dengan memastikan bahwa setiap wilayah terdampak mendapatkan perhatian yang sama. PT Angkasa Pura Indonesia KC BIM berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang.

“Lebih dari itu, setiap langkah yang diambil menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong masih hidup di tengah kita, hadir tanpa diminta, terutama ketika bencana datang tanpa pernah memberi jeda untuk bersiap,” demikian pernyataan dari pihak PT Angkasa Pura Indonesia KC BIM.