Pasaman Prioritaskan Pembangunan Mapattunggul Selatan, Gaet Dana Pusat

oleh -166 Dilihat
duet-welly-parulian-akan-prioritaskan-pembangunan-wilayah-terjauh
Duet Welly-Parulian Akan Prioritaskan Pembangunan Wilayah Terjauh

Lubuk Sikaping – Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil, dengan fokus utama pada Mapattunggul Selatan. Penegasan ini disampaikan seiring dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai sektor.

Dalam kunjungan kerjanya ke Mapattunggul Selatan pada Kamis (20/11/2025), bertepatan dengan Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2025, Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyatakan bahwa pembangunan akan difokuskan pada sektor-sektor krusial seperti pendidikan, UMKM, kesehatan, serta peningkatan akses jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut juga menjadi ajang diskusi antara bupati dengan sejumlah tokoh masyarakat Kampung Pangian, termasuk Dasri Datuak Bandaro Kayo, Ramsi Datuak Paduko Sati, Damri Datuak Mangkuto Jelo, Sarifuddin Datuak Pangulu Besar, dan Hamidi Datuak Baginto Sati.

Bupati Welly menjelaskan upaya awal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memperjuangkan anggaran pembangunan dari pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Pasaman sebelumnya telah mengajukan permintaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan akses di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman, termasuk Mapattunggul Selatan.

“Kita sudah perjuangkan ke pusat. Namun tiba-tiba regulasi berubah,” ungkapnya, menjelaskan bahwa komitmen awal dari pemerintah pusat mengalami penundaan akibat perubahan regulasi.

Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten Pasaman tetap berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan di kawasan terpencil tersebut dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Upaya ini akan dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasaman serta dengan terus mengupayakan dana dari pemerintah pusat, serta koordinasi lintas sektor.

Bupati Welly juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Mapattunggul Selatan, yang kewenangannya terbagi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. Meskipun demikian, fokus pembangunan jalan akan tetap dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman pada ruas yang menjadi kewenangannya.

Selain melalui DAK, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga berupaya mendapatkan anggaran pembangunan melalui Dana Alokasi Khusus Fisik Dana Insentif Daerah (DAK Fisik DID), atau yang dikenal sebagai Dana Inpres. Upaya ini telah membuahkan hasil dengan disetujuinya anggaran untuk pembangunan Ruas Jalan Rumbai-Muaro Tais, yang mencapai sekitar Rp35 miliar. “Alhamdulillah, dalam waktu akan segera dilakukan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman juga membuka diri terhadap ide dan saran dari masyarakat untuk pembangunan daerah. “Mari kita bangun Pasaman ini secara bersama-sama,” ajaknya.

Dasri Datuak Bandaro Kayo, pucuak adat Kampung Pangian, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Bupati Welly Suhery ke Jorong Pangian, Nagari Muaro Sungai Lolo, serta atas perjuangan anggaran yang dilakukan hingga ke tingkat pusat untuk prioritas pembangunan di Mapattunggul Selatan. Dalam diskusi tersebut, sejumlah usulan disampaikan kepada bupati, termasuk terkait pembangunan sarana olahraga di wilayah tersebut.