Padang Gencar Intervensi, Angka Stunting Terus Menurun

oleh -208 Dilihat
berkat-intervensi,-angka-stunting-di-padang-terus-turun
Berkat Intervensi, Angka Stunting di Padang Terus Turun

Padang – Pemerintah Kota Padang mengklaim keberhasilan dalam menekan angka stunting melalui serangkaian intervensi yang terfokus. Data terbaru menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, mengindikasikan efektivitas program-program yang telah dijalankan.

Dalam acara Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang yang digelar di Balai Kota, Kamis (2/10/2025), Pelaksana Tugas Asisten I Sekretariat Daerah Kota, Tarmizi Ismail, menyatakan bahwa angka stunting di Kota Padang menunjukkan tren penurunan. “Angka stunting kita saat ini mengalami tren penurunan,” ujarnya.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dirilis oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang, capaian pada tahun 2024 adalah 20,6, menurun dari angka 24,2 pada tahun sebelumnya. Sementara itu, capaian Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) menunjukkan angka 2,53 pada tahun 2024, sedikit menurun dari 2,65 pada tahun 2023.

“Semua ini berkat langkah-langkah konkrit yang dilakukan,” kata Asisten I, didampingi Kepala Bappeda Kota Padang, Yenni Yuliza, menekankan pentingnya tindakan nyata dalam mencapai hasil tersebut.

Salah satu langkah yang diambil adalah pelatihan pemberian makan bayi dan anak bagi tenaga kesehatan. Pada bulan Agustus 2024, sebanyak 15 tenaga kesehatan telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan terkait.

Selain itu, Pemko Padang juga memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi kepada calon pengantin. Sejak Januari hingga Desember 2024, sebanyak 4.321 calon pengantin telah menerima pelayanan dan edukasi kesehatan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Pemeriksaan status gizi ibu hamil, termasuk deteksi Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Anemia, serta pemberian tata laksana yang sesuai juga menjadi fokus. Sejak Januari hingga Desember 2024, sebanyak 15.412 ibu hamil telah mendapatkan pelayanan kesehatan.

Aksi bergizi juga dilakukan dengan menggelar penyuluhan kesehatan dan pemberian tablet Fe bagi remaja putri. Sebanyak 45.433 remaja putri di 67 SMP dan SMA se-Kota Padang telah menerima tablet tambah darah sejak bulan Mei 2024.

Pos gizi untuk balita stunting juga diaktifkan dari bulan Juni hingga Desember 2024. Balita mendapatkan makanan tambahan dari Pos Gizi sebanyak 19 kali dalam rentang waktu tujuh bulan tersebut.

Pemberian makanan tambahan bagi balita stunting juga dilakukan sejak Juni hingga Desember 2024, dengan total 5.935 balita yang menerima manfaat dari program ini.