Padang – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang Lomba Video Kreatif Generasi Muda untuk Penyelamatan Danau Indonesia. Tim dari madrasah unggulan Sumatera Barat ini berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Karya video kreatif yang digarap oleh Faizullatif Fajran dan timnya mampu bersaing dengan ratusan karya lain dari berbagai sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. Posisi juara 1 diraih oleh SMAN 1 Kintamani, Bali, sementara SMAN Cimahi, Jawa Barat, menduduki peringkat kedua.
“Syukur alhamdulillah video anak kita tentang penyelamatan danau terpilih sebagai juara 3 nasional,” ungkap Syahrul, pembina tim video, seusai sesi foto bersama Kepala MAN 2 Padang, pada Senin (15/9/2025).
Syahrul menjelaskan bahwa lomba ini menantang para peserta untuk membuat video berdurasi minimal tiga menit yang menggambarkan permasalahan ekosistem danau, sekaligus menawarkan solusi dari perspektif generasi muda. Kriteria penilaian utama meliputi kreativitas, pesan edukatif, dan aksi nyata yang dilakukan.
Lebih lanjut, Syahrul mengungkapkan bahwa proses pengambilan gambar dilakukan di Danau Diatas, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Di lokasi tersebut, para siswa melakukan aksi bersih-bersih dan memberikan edukasi kepada para pengunjung serta pedagang di sekitar danau.
“Anak-anak tidak hanya membuat video, tetapi juga terjun langsung membersihkan sampah dan mengajak masyarakat menjaga kelestarian danau,” tuturnya.
Syahrul menambahkan bahwa kerja keras tim yang menempuh perjalanan sejauh 70 kilometer dari pusat Kota Padang akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya gelar juara nasional.
Ahmad Asdi, Kepala MAN 2 Padang, memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh tim tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pembina dan siswa yang telah bekerja keras mulai dari tahap pengambilan gambar, penyuntingan, hingga pengunggahan video.
“Ini bukan hal mudah, tapi hasil kerja sama yang solid. Harapan saya, upaya penyelamatan danau ini tidak berhenti pada video, melainkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, lomba ini diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat KLH RI dalam rangka memperingati World Lake Day 2025. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 12 hingga 28 Agustus 2025 dan diikuti oleh pelajar SMA, SMK, dan MA dari seluruh Indonesia.






