Pasca Pembakaran Kapal Patroli KKP di Muaro Air Haji, Kapolres Pessel Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas

oleh -216 Dilihat
pasca-pembakaran-kapal-patroli-kkp-di-muaro-air-haji,-kapolres-pessel-ajak-semua-pihak-jaga-kamtibmas
Pasca Pembakaran Kapal Patroli KKP di Muaro Air Haji, Kapolres Pessel Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas

Linggo Sari Baganti – Pasca insiden pembakaran kapal patroli milik Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Polres Pesisir Selatan berupaya meredam ketegangan antara aparat dan nelayan. Kapolres Pesisir Selatan, Derry Indra, turun langsung ke Kecamatan Linggo Sari Baganti untuk berdialog dengan masyarakat, Sabtu (13/9/2025).

Dalam pertemuan yang digelar di Aula Polsek Linggo Sari Baganti, Kapolres didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Pesisir Selatan, termasuk Kabag Ops Teguh, Kasat Reskrim Yogie Biantoro, Kasat Intelkam Suhasril, Kasat Lantas Ade, dan Kasat Polairud Jamal. Turut hadir pula Kapolsek Linggo Sari Baganti Welly Anofri, Camat Linggo Sari Baganti Zul Irfan Harunz, serta Wali Nagari Pasar Lama Muaro Air Haji Hanafi dan Wali Nagari Air Haji Barat Feby Ok Fianto.

Derry Indra menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan nelayan yang telah membantu menyelamatkan ABK kapal patroli KKP. “Kita harus sama – sama menjaga situasi Kamtibmas. Dan sepakat mengutuk atas tindakan anarkis pembakaran kapal, karena perbuatan itu tidak dibenarkan,” tegasnya, menyayangkan tindakan pembakaran kapal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres juga menekankan pentingnya pemahaman bersama mengenai aturan yang berlaku, serta mengingatkan kembali komitmen terhadap kearifan lokal. Polres Pesisir Selatan, menurutnya, akan tetap mengedepankan pembinaan, namun penegakan hukum melalui penyelidikan juga akan tetap dilaksanakan. “Kita menghimbau pada masyarakat dan nelayan di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Camat dan Wali Nagari ikut bersama menjaga situasi keamanan. Dan, jauhkan perbuatan anarkis,” imbaunya. Ia juga meminta nelayan untuk tidak merasa takut saat melihat kegiatan patroli petugas.

Menanggapi hal tersebut, Wali Nagari Pasar Lama Muaro Air Haji, Hanafi, menyatakan dukungannya terhadap pembinaan yang dilakukan oleh Polres Pesisir Selatan. Ia juga menegaskan komitmen untuk mematuhi kearifan lokal yang telah disepakati sejak tahun 1998. Terkait penggunaan jaring lampara dasar, Hanafi menjelaskan bahwa alat tersebut tidak dimiliki oleh nelayan di Kecamatan Linggo Sari Baganti. “Kalau ingin mengambil alat tangkap pukat harimau ambil saja, tidak usah mengejar seperti itu,” ujarnya, menyayangkan tindakan pengejaran kapal nelayan oleh kapal patroli.

Sementara itu, Dedy Suhendra, perwakilan pemilik bagan, menyatakan bahwa warga Kampung Muaro Air Haji tidak terlibat dalam pembakaran kapal patroli KKP. Ia berharap agar pihak-pihak terkait dapat memberikan solusi pasca insiden tersebut.