Buka PBAK Institut Darul Qur’an Payakumbuh, Wawako Ingatkan Pemanfaatan Teknologi Digital

oleh -163 Dilihat
buka-pbak-institut-darul-qur’an-payakumbuh,-wawako-ingatkan-pentingnya-pemanfaatan-teknologi-digital 
Buka PBAK Institut Darul Qur’an Payakumbuh, Wawako Ingatkan Pentingnya Pemanfaatan Teknologi Digital 

Payakumbuh – Institut Darul Qur’an Payakumbuh (IDAQ) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan menambah jumlah tenaga pengajar bergelar doktor dan berencana membuka program studi baru. Hal ini disampaikan bersamaan dengan pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2025/2026.

Sebanyak 79 mahasiswa baru mengikuti PBAK yang diselenggarakan di kampus IDAQ, Selasa (9/9/2025). Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menghadapi era transformasi digital.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital oleh generasi muda. Ia mengatakan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari Generasi Z perlu bijak dalam menggunakan teknologi. “Betapapun canggih teknologi, manusia tetap harus bijak menggunakannya. Dari gawai kecil bisa lahir manfaat besar, tetapi juga bisa membawa dampak buruk jika tidak digunakan dengan benar,” tegasnya.

Elzadaswarman juga menekankan peran penting perguruan tinggi dalam menghasilkan generasi unggul. Ia berharap mahasiswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, bangsa, dan agama. “Ini adalah ikhtiar bersama untuk menyiapkan generasi unggul yang mampu menjawab kebutuhan zaman,” ujarnya.

Selain itu, Elzadaswarman mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi.

Pihak kampus IDAQ menyampaikan bahwa saat ini terdapat empat dosen bergelar doktor, delapan dosen sedang menempuh studi S3, dan tiga orang baru memulai pendidikan doktoral. Kampus juga berencana membuka dua program studi baru, yaitu Hukum Keluarga dan Ekonomi Syariah dalam satu fakultas.

Dengan perkembangan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi penggerak inovasi yang membawa perubahan positif bagi Payakumbuh, Indonesia, dan dunia.